Berita

Penanganan Pascabencana Inklusif, Penyandang Disabilitas Aceh Utara Diberi Alat Bantu

Sebanyak 101 penyandang disabilitas korban banjir di Kabupaten Aceh Utara menerima bantuan alat bantu disabilitas .

KamiBijak.com, Berita - Sebanyak 101 penyandang disabilitas yang menjadi korban terdampak banjir di Kabupaten Aceh Utara menerima bantuan alat bantu disabilitas sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana. Pemberian bantuan tersebut mendapat apresiasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara karena dinilai sangat membantu dan memang dibutuhkan oleh warga disabilitas yang terdampak banjir dan longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Utara melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Ns Mulyadi, Senin 18 Mei 2026, menyampaikan informasi terkait penyediaan alat bantu bagi penyandang disabilitas merupakan bagian penting dalam proses penanganan pascabencana yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurutnya, penanganan pascabencana seharusnya tidak hanya fokus pada rehabilitasi fisik infrastruktur, tetapi juga diperluas sehingga mencakup pemulihan sosial masyarakat, khususnya mereka yang termasuk dalam kelompok rentan seperti penyandang disabilitas yang membutuhkan perhatian khusus.

Selain penyediaan alat bantu, penanganan pascabencana yang dimaksud juga meliputi pendataan kebutuhan korban, rehabilitasi fisik dan psikososial, rekonstruksi yang aksesibel, pemulihan ekonomi inklusif, pendidikan inklusif pascabencana, hingga penguatan kebijakan dan kesiapsiagaan bencana.

Baca juga:

Relawan Kemenkes Berikan Layanan Trauma Healing Anak Terdampak Bencana

Bantuan tersebut disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bekerja sama dengan CBM Global Disability Inclusion dan YAKKUM Emergency Unit.

Penyaluran bantuan yang berlangsung di Desa Glumpang Samlakoe, Kabupaten Aceh Utara menjadi bagian dari rangkaian respons kemanusiaan terhadap banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut sejak 8 Desember 2025 lalu.

Para penyandang disabilitas telah menerima alat bantu sesuai kebutuhan masing-masing, seperti kursi roda, tongkat adaptif, alat bantu jalan, alat bantu dengar, kacamata, serta berbagai perangkat yang dapat menjadi pendukung mobilitas lainnya guna membantu aktivitas sehari-hari.

Baca juga

Peran Keluarga Jadi Faktor Kunci Lindungi Disabilitas saat Terjadi Bencana

Distribusi bantuan juga turut disertai edukasi kepada penyandang disabilitas dan kader kesehatan desa mengenai informasi cara pemasangan, penggunaan, hingga perawatan alat bantu. Edukasi tersebut dilakukan agar alat bantu dapat digunakan secara optimal dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, perangkat desa, relawan kemanusiaan, organisasi penyandang disabilitas, serta masyarakat setempat. Suasana haru namun penuh semangat terlihat saat para penerima manfaat telah menerima bantuan yang selama ini sangat mereka butuhkan untuk dapat kembali beraktivitas secara mandiri. (Irene)

Sumber: rri.co.id

Athar Zahran
Menulis artikel, mengedit, dan mendesain cover untuk dibagikan melalui website maupun platform media sosial KamiBijak. Menulis artikel bersifat topik umum, namun kebanyakan hiburan seperti trivia dan berita ringan.