KamiBijak.com, Berita – PT MRT Jakarta (Perseroda) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. Sebagai bentuk wujud nyata pelayanan yang setara, kini di setiap stasiun MRT Jakarta telah hadir petugas stasiun khusus yang disebut sebagai "Teman Inklusif". Petugas ini disiapkan secara khusus untuk mendampingi serta membantu kebutuhan para pelanggan prioritas, termasuk penyandang disabilitas.
Kehadiran para petugas Teman Inklusif ini dirancang agar mudah dikenali oleh para pengguna jasa transportasi umum. Setiap petugas yang bertugas sebagai Teman Inklusif mengenakan armband atau pita lengan berwarna kuning cerah di lengan bagian kiri mereka. Penanda visual berwarna kuning ini sengaja dipilih supaya kawan-kawan disabilitas, khususnya Teman Tuli, dapat langsung mengenali petugas yang siap memberikan bantuan komunikasi isyarat di area stasiun.
Petugas Teman Inklusif MRT Jakarta siap memberikan bantuan dan panduan informasi bagi pelanggan disabilitas di stasiun. (Foto: Dok. Media Indonesia)
Para petugas Teman Inklusif tidak hanya sekadar berjaga, tetapi telah dibekali dengan pelatihan khusus mengenai dasar-dasar pelayanan pelanggan disabilitas. Mereka mendapatkan wawasan mendalam tentang etika berinteraksi hingga keterampilan komunikasi dasar menggunakan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO). Dengan kemampuan ini, Teman Tuli yang memerlukan konfirmasi arah kereta, lokasi fasilitas stasiun, maupun informasi layanan lainnya dapat berkomunikasi secara langsung dan nyaman tanpa hambatan bahasa.
Meskipun sebagian besar area stasiun MRT Jakarta sebenarnya telah dilengkapi dengan berbagai petunjuk visual yang jelas untuk mendukung mobilitas mandiri, pihak pengelola menyadari bahwa situasi di lapangan kerap memerlukan interaksi langsung. MRT Jakarta menekankan sebuah pesan penting bahwa memiliki kemandirian bukan berarti seseorang harus melakukan segala sesuatu sendiri tanpa dukungan. Ketika komunikasi menjadi sebuah tantangan, bantuan yang tepat harus dipastikan mudah untuk ditemukan.
Baca juga:
Pramono Janji Perbaiki Halte TransJ dan Stasiun MRT yang Tak Ramah Disabilitas
Selain mendampingi Teman Tuli, petugas Teman Inklusif juga memiliki tugas penting untuk melayani kelompok pelanggan prioritas lainnya. Bagi penyandang disabilitas netra, petugas akan menepuk bagian pundak secara santun sebagai bentuk salam pembuka untuk menawarkan bantuan navigasi, mengarahkan langkah menuju peron, hingga mendampingi masuk ke dalam gerbong kereta.
Inovasi petugas Teman Inklusif ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang MRT Jakarta dalam mewujudkan ekosistem transportasi publik yang benar-benar inklusif. Melalui perbaikan layanan yang terus berkelanjutan, seluruh masyarakat dari berbagai latar belakang diharapkan dapat menikmati perjalanan dengan tenang, aman, serta merasa dipahami dan dihargai. (Fania/Magang)
Sumber: Instagram @mrtjkt
