Hiburan

Mengenal Kanker, Penyebab, Jenis, dan Dampaknya bagi Kesehatan Tubuh

Kanker dapat menyerang berbagai organ tubuh dan dipicu mutasi sel abnormal.

KamiBijak.com, Hiburan - Kanker merupakan kelompok besar penyakit yang dapat muncul di hampir seluruh organ maupun jaringan tubuh ketika sel abnormal tumbuh secara tidak terkendali. Sel-sel tersebut berkembang melampaui batas normal lalu menyerang jaringan di sekitarnya. Ketika kanker menyebar ke organ lain, kondisi tersebut dapat menjadi penyebab utama kematian akibat kanker.

 

Jenis kanker juga sangat beragam dan dapat menyerang siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan. Pada pria, kanker yang paling sering ditemukan meliputi kanker paru-paru, prostat, kolorektal, lambung, dan hati. Sementara pada wanita, jenis kanker yang umum terjadi adalah kanker payudara, kolorektal, paru-paru, serviks, dan tiroid.

 

Apa Itu Kanker?

Kanker adalah penyakit yang terjadi ketika sejumlah sel dalam tubuh tumbuh secara tidak terkendali lalu menyebar ke bagian tubuh lainnya. Penyakit ini dapat bermula di hampir seluruh bagian tubuh manusia yang terdiri dari triliunan sel. Dalam kondisi normal, sel tubuh akan tumbuh dan membelah untuk membentuk sel baru sesuai kebutuhan. Ketika sel menua atau mengalami kerusakan, sel tersebut akan mati dan digantikan oleh sel baru.

Baca juga:

Sering Dikira Tahi Lalat, Padahal Ciri Kanker Kulit

Namun, proses yang seharusnya berjalan teratur itu terkadang mengalami gangguan. Sel yang abnormal atau rusak tetap tumbuh dan berkembang biak sehingga membentuk tumor atau gumpalan jaringan. Tumor tersebut dapat bersifat ganas maupun jinak.

 

Tumor jinak tidak menyebar atau menyerang jaringan di sekitarnya. Setelah diangkat, tumor jenis ini umumnya tidak tumbuh kembali. Berbeda dengan tumor ganas yang dapat kembali berkembang. Meski begitu, tumor jinak tetap dapat berukuran besar dan dalam beberapa kondisi bisa menimbulkan gejala serius hingga mengancam nyawa, seperti tumor jinak pada otak.

 

Penyebab Kanker

Penyebab utama kanker adalah mutasi atau perubahan susunan DNA di dalam sel. Mutasi genetik dapat diwariskan dari keluarga maupun muncul setelah lahir akibat pengaruh lingkungan sebagai faktor eksternal. Faktor pemicu eksternal atau karsinogen tersebut meliputi radiasi, sinar ultraviolet (UV), asap rokok, alkohol, polusi udara, makanan dan minuman yang terkontaminasi, hingga infeksi virus, bakteri, dan parasit.

 

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, sekitar 33 persen kematian akibat kanker diduga berkaitan dengan konsumsi tembakau dan alkohol, indeks massa tubuh (BMI) tinggi, rendahnya konsumsi buah serta sayuran, dan kurangnya aktivitas fisik.

 

Macam-Macam Kanker

Kanker memiliki lebih dari 100 jenis. Penamaan kanker biasanya disesuaikan dengan organ atau jaringan tempat penyakit tersebut pertama kali berkembang. Sebagai contoh, kanker paru-paru berasal dari paru-paru, sedangkan kanker otak bermula dari otak.

 

Berikut sejumlah jenis kanker berdasarkan lokasi kemunculannya di dalam tubuh:

 

  • Kanker di kepala dan leher, seperti kanker laring dan kanker nasofaring
  • Kanker rongga mulut dan tenggorokan
  • Kanker pada sistem pencernaan, seperti kanker hati, kanker anus, kanker lambung, dan kanker usus besar atau kolorektal
  • Kanker pada sistem urin, seperti kanker kandung kemih, kanker ginjal, dan tumor Wilms
  • Kanker paru-paru dan tumor karsinoid paru
  • Kanker payudara
  • Kanker pada sistem reproduksi, seperti kanker serviks, kanker ovarium, sarkoma uterus, kanker prostat, kanker testis, dan kanker penis
  • Kanker pada sistem endokrin, seperti kanker adrenal, kanker tiroid, dan tumor pituitari
  • Kanker kulit, seperti melanoma, karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, sarkoma Kaposi, dan limfoma
  • Kanker tulang dan jaringan lunak, seperti osteosarkoma dan sarkoma Ewing
  • Kanker mata, melanoma mata, dan retinoblastoma
  • Kanker otak dan sistem saraf, seperti neuroblastoma
  • Kanker darah dan sistem limfatik, seperti leukemia, kanker timus, dan limfoma

 

Selain berdasarkan lokasi, kanker juga dapat dikelompokkan menurut jenis sel tertentu, yaitu sebagai berikut:

 

  • Karsinoma

Karsinoma (Foto: Alomedika)

 

Karsinoma merupakan jenis kanker yang paling sering ditemukan. Kanker ini bermula dari kulit atau jaringan yang melapisi organ tubuh lainnya. Karsinoma berkembang dari sel epitel, yakni sel yang melapisi bagian dalam maupun luar tubuh. Jenis kanker ini dapat menyerang organ dan kelenjar seperti paru-paru, payudara, pankreas, serta kulit.

 

  • Sarkoma

Sarkoma (Foto: YesDok)

 

Sarkoma adalah kanker yang terbentuk pada tulang dan jaringan lunak, termasuk otot, lemak, pembuluh darah, pembuluh getah bening, serta jaringan fibrosa seperti tendon dan ligamen. Osteosarkoma menjadi salah satu jenis kanker tulang yang paling umum ditemukan.

 

  • Leukemia

Leukemia merupakan kanker yang berasal dari jaringan pembentuk darah di sumsum tulang. Jenis kanker ini tidak membentuk tumor padat. Sebaliknya, sel darah putih abnormal akan menumpuk di darah dan sumsum tulang hingga mengganggu produksi sel darah normal. Kondisi tersebut dapat menyulitkan tubuh memperoleh oksigen, mengontrol perdarahan, dan melawan infeksi.

 

  • Limfoma

Limfoma adalah kanker yang berkembang dari limfosit atau sel T dan sel B. Limfosit sendiri merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh yang berfungsi melawan penyakit. Pada limfoma, limfosit abnormal menumpuk di kelenjar getah bening, pembuluh getah bening, serta organ tubuh lainnya.

 

  • Myeloma

Myeloma adalah kanker yang berasal dari sel plasma, yaitu bagian dari sel imun tubuh. Sel plasma abnormal yang disebut sel myeloma akan menumpuk di sumsum tulang dan membentuk tumor pada tulang di berbagai bagian tubuh. Penyakit ini juga dikenal sebagai multiple myeloma, myeloma plasma sel, penyakit Kahler, atau kanker sumsum tulang.

 

  • Melanoma

Melanoma merupakan kanker yang berkembang dari sel melanosit, yaitu sel yang menghasilkan melanin atau pigmen pemberi warna pada kulit. Sebagian besar melanoma muncul di kulit, tetapi dapat pula berkembang pada jaringan berpigmen lain seperti mata.

 

  • Tumor Otak dan Sumsum Tulang Belakang

Tumor otak dan sumsum tulang belakang memiliki berbagai jenis yang dibedakan berdasarkan jenis sel asal serta lokasi pertama kali tumor berkembang di sistem saraf pusat. Tumor tersebut dapat bersifat jinak maupun ganas.

 

Kanker menjadi salah satu penyakit yang membutuhkan perhatian serius karena dapat berkembang secara perlahan tanpa menimbulkan gejala pada tahap awal. Oleh sebab itu, menjaga pola hidup sehat, menghindari faktor risiko, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi langkah penting untuk menurunkan risiko kanker. Penanganan yang lebih cepat juga dapat meningkatkan peluang kesembuhan dan kualitas hidup penderita di masa mendatang.(Athar/Magang)

 

Sumber: Eka Hospital

 

Athar Zahran
Menulis artikel, mengedit, dan mendesain cover untuk dibagikan melalui website maupun platform media sosial KamiBijak. Menulis artikel bersifat topik umum, namun kebanyakan hiburan seperti trivia dan berita ringan.