Berita

Idgitaf Bernyanyi Pakai Bahasa Isyarat Bersama Driver Teman Tuli Grab

Idgitaf dan driver Teman Tuli tampil peragakan bahasa isyarat di Hari Bahasa Isyarat Internasional.

KamiBijak.com, Berita – Momen penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional (HBII) 2026 yang diselenggarakan oleh Grab Indonesia. Dalam acara Kopdar Spesial "Teman Setara" yang digelar di sejumlah kota besar seperti Semarang, Jakarta, dan Medan, musisi sekaligus kreator konten Idgitaf turut hadir dan bernyanyi menggunakan bahasa isyarat. Aksi memukau Idgitaf yang bernyanyi sambil memperagakan gerakan bahasa isyarat bersama ratusan mitra pengemudi Teman Tuli di panggung menciptakan suasana inklusif yang begitu hidup dan menginspirasi.

Idgitaf di acara kopdar Grab. (Foto: Instagram: @aslisemarang)

Kehadiran Idgitaf dalam sesi edukasi interaktif ini menjadi sorotan utama karena berhasil mengajak para mitra pengemudi, baik dari kalangan Teman Tuli maupun mendengar, untuk belajar dan mempraktikkan komunikasi isyarat secara langsung. Para driver tampak begitu antusias mengikuti setiap gerakan isyarat dasar yang diperagakan bersama-sama. Momen ini sekaligus menjadi wujud apresiasi atas dedikasi para mitra pengemudi Teman Tuli yang sehari-hari memberikan pelayanan terbaik kepada para pengguna jasa transportasi daring.

Peringatan HBII 2026 bertajuk “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh” ini tidak hanya menjadi panggung kebersamaan, tetapi juga momen penting peluncuran 1.000 Rompi "Teman Setara" untuk mitra pengemudi Tuli. Rompi khusus ini dirancang unik dengan dilengkapi panduan visual berupa ilustrasi bahasa isyarat dasar. Kehadiran elemen visual seperti isyarat arah "kiri", "kanan", hingga ucapan "terima kasih" pada rompi tersebut bertujuan untuk mempermudah komunikasi langsung antara pengemudi Teman Tuli dan penumpang di perjalanan agar interaksi berlangsung lebih nyaman dan tanpa hambatan.

Chief Executive Officer Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menyampaikan bahwa perjalanan bersama Teman Tuli memberikan banyak pembelajaran bagi perusahaan untuk terus membangun ruang publik yang setara.

Perjalanan bersama Teman Tuli, baik sebagai Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, maupun pelanggan, terus memberikan berbagai pengalaman dan pembelajaran bagi kami. Melalui berbagai ruang interaksi dan edukasi yang telah kami hadirkan, kami ingin memperluas pemahaman bahwa inklusivitas merupakan bagian dari pengalaman bersama dalam ekosistem Grab,

kata Neneng Goenadi.

Apresiasi dan manfaat nyata dari hadirnya fasilitas rompi khusus ini juga dirasakan langsung oleh mitra pengemudi Teman Tuli di lapangan, salah satunya Imelda Situmorang.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi kami untuk saling belajar dan berbagi pemahaman tentang budaya Tuli, termasuk mengenalkan fitur Grab yang dapat digunakan dalam keseharian. Rompi Teman Setara juga membantu memperlancar komunikasi karena memuat informasi visual yang dapat dilihat penumpang, misalnya untuk memberi arahan kiri atau kanan serta menggunakan isyarat sederhana seperti ‘terima kasih’ dan ‘sama-sama’,

ungkap Imelda Situmorang, Mitra Pengemudi Perempuan Teman Tuli Grab.

Inisiatif skala nasional ini turut mendapat dukungan dari berbagai organisasi disabilitas, seperti GERKATIN, HWDI, Konekin, dan DNetwork. Rangkaian program edukasi bahasa isyarat ini berhasil menjangkau 650 mitra yang terdiri dari mitra pengemudi hingga pelaku UMKM mitra GrabMerchant di enam kota besar.

Baca juga:

60 Pengemudi Ojol Teman Tuli Ikut Pelatihan Keuangan & Safety

Melalui integrasi antara edukasi publik, teknologi ramah disabilitas, serta aksi panggung bersama figur publik seperti Idgitaf, peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional tahun ini menjadi langkah nyata dalam mematahkan batasan komunikasi. Inisiatif berkelanjutan ini diharapkan dapat terus memupuk kesadaran masyarakat luas akan pentingnya ruang publik yang ramah, menghargai keberagaman, dan setara bagi seluruh Teman Disabilitas di Indonesia. (Fania/Magang)

Sumber: Instagram @aslisemarang

Fania