Hiburan

7 Fitur Aksesibilitas HP yang Membantu Teman Disabilitas

Inovasi fitur aksesibilitas cerdas di smartphone yang bantu tingkatkan kemandirian teman disabilitas.

KamiBijak.com, Hiburan – Perkembangan teknologi smartphone modern saat ini tidak lagi sekadar berfokus pada kecepatan performa, melainkan juga semakin inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Perangkat ponsel pintar kini memegang peran krusial sebagai asisten pribadi yang membantu kemandirian teman disabilitas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Baik Apple melalui ekosistem iOS maupun Google lewat sistem operasi Android, keduanya gencar menghadirkan inovasi fitur aksesibilitas berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) guna menembus berbagai batasan fisik.

Pembaruan teknologi yang kian masif memberikan kemudahan akses navigasi bagi pengguna dengan hambatan penglihatan, pendengaran, hingga motorik.

Berikut adalah 7 fitur aksesibilitas esensial beserta panduan praktisnya yang perlu diketahui:

  1. VoiceOver (iPhone) & TalkBack (Android)

Kedua fitur ini berfungsi sebagai pembaca layar (screen reader) yang sangat membantu pengguna netra. VoiceOver pada iPhone memberikan deskripsi audio mengenai seluruh tampilan di layar ponsel. Berkat dukungan kecerdasan buatan, VoiceOver mampu mendeskripsikan objek dan gambar di sekitar pengguna secara natural.

Sementara pada sistem Android, terdapat fitur TalkBack yang memberikan umpan balik lisan agar pengguna dapat mengoperasikan perangkat tanpa perlu melihat layar. Saat TalkBack aktif, sebuah kotak penjelajah akan mengelilingi elemen di layar dan ponsel akan bersuara membacakan informasi tersebut. Untuk mengaktifkannya, pengguna Android bisa menekan dan menahan kedua tombol volume saat pertama kali penyiapan ponsel, atau mengakses menu Setelan > Aksesibilitas > TalkBack. Selain itu, pengaktifan bisa dilakukan via perintah suara Asisten Google ("Ok Google, aktifkan TalkBack"), serta pintasan keyboard eksternal (tombol Action + Alt + T pada Android 16). Saat fitur aktif, pengoperasian dilakukan menggunakan gestur khusus: sentuh sekali untuk memilih item, ketuk dua kali untuk membuka, dan usap dua jari untuk menggeser layar.

  1. Magnifier & Magnification

Bagi pengguna dengan low vision, fitur pembesar digital ini mempermudah keterbacaan visual. iPhone menyediakan aplikasi bawaan Magnifier yang mengubah kamera menjadi kaca pembesar canggih untuk mendeteksi objek, pintu, atau orang di sekitar. Sedangkan Android menyediakan fitur Magnification yang memungkinkan pengguna memperbesar area layar mana pun hanya dengan ketukan cepat.

  1. Live Captions (Teks Langsung)

Fitur Live Captions menjadi penunjang utama bagi teman tuli atau pengguna dengan gangguan pendengaran. Fitur ini secara otomatis mengubah suara dari video, pemutaran audio, maupun panggilan telepon menjadi teks langsung (real-time) di layar ponsel. Pemrosesan Live Captions bekerja langsung di dalam perangkat (on-device), sehingga privasi data suara pengguna tetap terjamin aman.

Baca juga:

Fitur Inovatif Apple Watch Seri 12 dan Ultra 4 untuk Teman Tuli

  1. Voice Control & Voice Access

Bagi teman disabilitas motorik yang memiliki keterbatasan menggerakkan tangan, kontrol suara menjadi solusi navigasi utama. Voice Control di iPhone memungkinkan pengoperasian sistem ponsel secara penuh melalui perintah suara. Sementara Android menawarkan Voice Access yang memberikan penomoran pada setiap ikon di layar, sehingga pengguna cukup menyebutkan angka untuk mengeklik tombol pilihan.

  1. Sound Recognition (Pengenalan Bunyi)

iPhone dibekali fitur Sound Recognition yang dapat dilatih mendeteksi berbagai jenis suara lingkungan, seperti alarm kebakaran, bel pintu, atau tangisan bayi, lalu memberikan peringatan visual dan getaran. Android juga memiliki fitur sejenis bernama Sound Notifications yang memberikan pemberitahuan dini berbasis getaran dan tampilan visual di layar.

  1. AssistiveTouch (iPhone)

Fitur AssistiveTouch menyediakan tombol menu melayang di layar iPhone untuk menggantikan gerakan fisik yang sulit dilakukan oleh pengguna dengan keterbatasan koordinasi motorik halus. Tombol ini memudahkan pengguna melakukan berbagai pintasan, seperti mengatur volume, mengambil tangkapan layar (screenshot), hingga mengunci layar tanpa menekan tombol fisik.

  1. Lookout (Android)

Fitur eksklusif Lookout pada ponsel Android memanfaatkan sensor kamera dan kecerdasan buatan untuk membantu pengguna netra mengenali lingkungan sekitar. Fitur ini mampu membacakan teks pada label produk, mengenali nilai pecahan uang Rupiah, hingga mendeskripsikan tata letak ruangan secara instan.

Pemanfaatan ragam fitur aksesibilitas ini membuktikan bahwa perkembangan teknologi digital terus bergerak menjadi lebih inklusif dan bermanfaat nyata bagi semua orang. (Fania/Magang)

Sumber: Media Indonesia

Fania