Berita

Kemdiktisaintek Buka Pendaftaran Beasiswa ADik Disabilitas Tahun 2026

Kemdiktisaintek buka pendaftaran Beasiswa ADik Disabilitas 2026 bagi mahasiswa perguruan tinggi.

KamiBijak.com, Berita – Komitmen pemerintah dalam mewujudkan kesetaraan akses pendidikan tinggi kembali dibuktikan lewat pembukaan program bantuan pembiayaan kuliah. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) secara resmi membuka pendaftaran Beasiswa Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) Disabilitas Tahun 2026. Program bantuan ini dirancang khusus guna mengurangi hambatan finansial sekaligus memastikan mahasiswa penyandang disabilitas mampu menyelesaikan studi mereka secara optimal dan mandiri.

Persyaratan Utama dan Ragam Disabilitas Pendaftar

Program Beasiswa ADik Disabilitas 2026 terbuka bagi mahasiswa aktif jenjang Diploma Tiga (D3), Diploma Empat (D4), maupun Sarjana (S1) yang telah terdata aktif di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Calon penerima wajib terdaftar pada laman sistem resmi ADik di https://adik.kemdiktisaintek.go.id/ serta tidak sedang menerima bantuan pembiayaan kuliah lain yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Berdasarkan pedoman resmi program, ragam disabilitas yang berhak mengajukan pendaftaran meliputi:

  1. Disabilitas Fisik: Amputasi, lumpuh layuh/kaku, paraplegi, cerebral palsy, akibat stroke, akibat kusta, dan orang kecil.
  2. Disabilitas Intelektual: Lambat belajar, disabilitas grahita, serta Down syndrome.
  3. Disabilitas Mental: Kondisi psikososial seperti skizofrenia maupun disabilitas perkembangan seperti autisme.
  4. Disabilitas Sensorik: Teman Netra (disabilitas netra), Teman Tuli (disabilitas rungu), dan disabilitas wicara.

Setiap pendaftar wajib melampirkan surat keterangan resmi mengenai status kondisi disabilitasnya dari tenaga medis atau profesi berwenang yang kompeten. Ketentuan profesi pemeriksa disesuaikan dengan jenis gangguan, seperti dokter THT untuk gangguan pendengaran, dokter spesialis mata/optisi untuk gangguan penglihatan, psikiater atau psikolog untuk gangguan mental/intelektual, serta dokter spesialis atau fisioterapis untuk gangguan gerak fisik. Selain itu, pendaftar diwajibkan menyertakan surat pernyataan calon penerima sesuai format resmi.

Komponen Bantuan dan Tata Cara Pendaftaran

Bantuan pembiayaan yang diberikan dalam Beasiswa ADik Disabilitas 2026 terbagi menjadi dua komponen utama:

  1. Biaya Pendidikan: Bantuan dana operasional pembelajaran yang disalurkan secara berkala setiap semester langsung ke rekening resmi perguruan tinggi. Besaran biaya ini disesuaikan dengan akreditasi program studi dan DIPA PPAPT.
  2. Bantuan Biaya Hidup: Dukungan finansial yang disalurkan langsung ke rekening bank atas nama mahasiswa penerima setiap awal semester guna menunjang kebutuhan harian selama masa studi.

Pembiayaan ini diberikan hingga maksimal semester 8 untuk jenjang S1/D4 dan semester 6 untuk jenjang D3. Khusus mahasiswa yang melanjutkan ke program pendidikan profesi terintegrasi (seperti profesi dokter, ners, atau apoteker) pada kampus yang sama, masa pembiayaan dapat diperpanjang sesuai ketentuan yang berlaku.

Berikut adalah alur pendaftaran bagi mahasiswa pendaftar:

  1. Mahasiswa mendatangi bagian pengelola beasiswa, kemahasiswaan, atau Unit Layanan Disabilitas di perguruan tinggi masing-masing untuk pendataan awal.
  2. Kampus melakukan verifikasi identitas (NIK, NIM, status aktif PDDikti) dan kelengkapan dokumen disabilitas.
  3. Pengelola kampus mengunggah berkas serta mendaftarkan mahasiswa melalui portal resmi https://adik.kemdiktisaintek.go.id/.

Jadwal Tahapan Seleksi ADik Disabilitas 2026

Pelaksanaan tahapan seleksi Beasiswa ADik Disabilitas 2026 berlangsung dengan jadwal sebagai berikut:

  1. Pendaftaran dan Pengusulan Kampus: 28 September - 9 Oktober 2026
  2. Verifikasi dan Validasi (Verval) Berkas: 10 - 13 Oktober 2026
  3. Seleksi Bersama Tim Ahli Disabilitas: 14 - 16 Oktober 2026

Setelah dinyatakan lolos, mahasiswa penerima wajib menandatangani surat perjanjian kinerja sebagai wujud komitmen menjaga prestasi akademik dan menaati seluruh tata tertib program.

Baca juga:

Beasiswa Sleman Pintar 2026 Segera Dibuka, Cek Persyaratan Berikut

Hadirnya Beasiswa ADik Disabilitas 2026 diharapkan mampu menghapus benteng hambatan ekonomi serta mendorong terciptanya lingkungan perguruan tinggi yang makin inklusif, ramah aksesibilitas, dan berkeadilan di seluruh wilayah Indonesia. (Fania/Magang)

Sumber: DetikEdu

Fania