Berita

Kisah Teman Daksa Rangga Kusuma Putra Raih Golden Ticket di DSC 2026

Kisah Teman Daksa Rangga Kusuma Putra raih Golden Ticket DSC berkat inovasi AI ketenagakerjaan.

KamiBijak.com, Berita – Prestasi membanggakan datang dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Rangga Kusuma Putra, seorang Teman Daksa yang merupakan mahasiswa semester tujuh Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNJ, berhasil meraih Golden Ticket dalam ajang Kick Andy Goes to Campus bertajuk The Success Challenge yang digelar di Aula Latief Hendraningrat, Kampus A UNJ, Kamis (17/9/2026).

Acara Kick Andy Goes to Campus sendiri merupakan program kolaborasi UNJ bersama Metro TV yang dihadiri oleh Andy F. Noya. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah untuk memberikan wawasan, inspirasi, dan motivasi bagi mahasiswa dalam membangun kesuksesan di dunia usaha serta pengembangan diri yang berdampak sosial.

Tiket berharga tersebut diberikan langsung oleh Inisiator Diplomat Success Challenge (DSC), Edric Chandra, setelah Rangga mempresentasikan ide bisnis inovatif yang fokus menyelesaikan hambatan ketenagakerjaan bagi penyandang disabilitas.

Rangga Kusuma Putra, yang juga meraih predikat Juara I Nasional Mahasiswa Berprestasi Kategori Disabilitas, menceritakan bahwa perjalanan hidupnya berubah setelah mengalami kecelakaan saat duduk di bangku SMA. Peristiwa tersebut mengakibatkan cedera tulang belakang (spinal cord injury) yang membuatnya harus beraktivitas menggunakan kursi roda.

Baca juga:

Mahasiswa UNJ Kembangkan Fashion Inklusif untuk Disabilitas

Proses penerimaan diri tidaklah mudah bagi Rangga. Ia membutuhkan waktu sekitar tiga tahun untuk melewati fase sulit hingga sempat enggan berinteraksi dengan orang lain. Namun, dukungan tanpa henti dari sang ibu yang telaten mendampingi terapi menjadi dorongan utama bagi Rangga untuk bangkit kembali.

Mama tuh selalu meng-encourage aku untuk terus maju, ayo coba, ayo mulai lagi dari nol. Sampai mama di tahap kayak, kenapa kok kamu tidak percaya sama diri kamu, sementara mama aja percaya kalau kamu bakal bisa jadi seseorang yang nantinya bisa mama banggain,

kenang Rangga Kusuma Putra.

Semangat dari ibunya membakar dorongan Rangga Kusuma Putra untuk terus berkembang. Berangkat dari pengalaman magang di lingkungan Corporate Human Capital Development PT Astra International, ia mencermati adanya kesenjangan antara kesiapan kompetensi penyandang disabilitas dan kualifikasi yang dibutuhkan industri.

Dari persoalan tersebut, Rangga menggagas sistem screening awal berbasis kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Sistem ini dirancang untuk membantu penyandang disabilitas mengidentifikasi dan mengembangkan keterampilan yang relevan sesuai kebutuhan dunia kerja secara presisi.

Dalam pemaparan berdurasi 90 detik di hadapan Edric Chandra, Rangga menyampaikan masalah, solusi berbasis AI, hingga kebutuhan kemitraan. Gagasan matang tersebut langsung memikat juri.

My decision itu akan kasih Rangga Golden Ticket,

ujar Edric Chandra.

Pemberian Golden Ticket tersebut membawa Rangga melaju langsung ke babak 500 besar Diplomat Success Challenge.

Rangga Kusuma Putra, mahasiswa FEB UNJ sekaligus Teman Daksa pengguna kursi roda, saat memaparkan ide bisnisnya di acara Kick Andy Goes to Campus. (Foto: Dok. Humas UNJ)

Selain Andy F. Noya dan Edric Chandra, acara ini juga menghadirkan Pendiri Lean Lab, Jonathan Holiyanto. Kehadiran para narasumber memberikan inspirasi mendalam tentang pentingnya menciptakan usaha yang memberikan manfaat sosial nyata.

Pencapaian Rangga Kusuma Putra membuktikan bahwa pengalaman pribadi dapat diubah menjadi gagasan inovatif yang solutif. Melalui babak 500 besar DSC 2026, langkah Rangga menjadi bukti nyata bahwa Teman Daksa mampu berdaya dan menciptakan peluang kerja yang lebih inklusif. (Fania/Magang)

Sumber: Humas UNJ

Fania