KamiBijak.com, Berita – JPO Rasuna Said lama yang terletak di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan secara resmi bakal dibongkar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengambil keputusan tegas tersebut usai meninjau langsung kondisi dua Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang sempat viral di media sosial dengan sebutan julukan fasilitas "Love and Hate" karena lokasinya berdampingan namun tidak saling terhubung. Pembongkaran infrastruktur lama ini ditargetkan dapat rampung sepenuhnya paling lambat pada Oktober 2026 mendatang setelah Pemprov DKI Jakarta menyelesaikan tahapan penataan administrasi pencatatan aset di Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menilai bahwa keberadaan dua jembatan penyeberangan yang berdiri sejajar tersebut merupakan bentuk pemborosan ruang publik serta ketidaksepahaman tata kelola kebijakan pembangunan pada masa lampau. Pramono Anung secara terbuka menyoroti kelemahan koordinasi pimpinan masa lalu yang memicu hadirnya dua fasilitas fisik dengan kegunaan serupa di lokasi yang bersisian.
Tetapi setelah saya lihat sendiri, ini menunjukkan bahwa dulu dalam membuat kebijakan seringkali seperti yang saya katakan, ego pemimpinnya itu tidak dikomunikasikan secara baik,
tegas Pramono Anung saat menjelaskan akar masalah lahirnya tumpang tindih infrastruktur jalan di kawasan bisnis strategis tersebut.
