KamiBijak.com, Hiburan – Kursi roda bukan sekadar alat bantu gerak biasa, melainkan kunci kemandirian dan kebebasan bagi jutaan penyandang disabilitas di seluruh dunia. Dulu bentuknya sangat sederhana dan berat, tapi sekarang sudah berubah jadi super canggih!
Awal Mula Kursi Roda: Dari Kerajaan Hingga Bisa Dilipat
Jejak sejarah kursi roda ternyata sudah membentang sangat panjang sejak berabad-abad lalu. Penemuan ukiran batu di Tiongkok yang berasal dari tahun 525 Masehi menjadi bukti tertua mengenai penggunaan alat bantu beroda untuk membantu pergerakan manusia. Di masa itu, bentuknya masih sangat sederhana dan menyerupai kereta dorong kecil untuk mengangkut barang maupun orang.
Ukiran rancangan kursi roda tiga roda ciptaan Stephan Farfler pada tahun 1655 yang digerakkan menggunakan engkol tangan. (Foto: Wikimedia)
Perkembangan menarik lainnya berlanjut di era-era berikutnya:
- Tahun 1595: Kursi khusus berbahan besi buatan Raja Philip II dari Spanyol dibuat lengkap dengan sandaran yang bisa diatur.
- Tahun 1655: Pembuat jam asal Jerman, Stephan Farfler, menciptakan kursi tiga roda yang digerakkan pakai engkol tangan. Ini jadi kendaraan mandiri pertama dalam sejarah!
- Abad 18–19: Muncul Bath Chair karya James Heath di Inggris dari kayu, besi, atau rotan yang punya roda besar di depan.
- Tahun 1932: Herbert A. Everest dan Harry C. Jennings bikin inovasi besar berupa kursi roda lipat dari pipa baja (cross-frame). Model ini bikin kursi roda gampang dibawa ke mana-mana dan jadi standar dunia.
Baca juga:
Era Modern: Makin Canggih, Elektrik, dan Pakai AI
Memasuki era 1950-an, revolusi besar dimulai lewat hadirnya kursi roda elektrik. Model awalnya masih sederhana menggunakan baterai mobil untuk membantu pengguna yang punya keterbatasan kekuatan tangan.
Kursi roda elektrik robotik modern XSTO X12 yang dilengkapi kecerdasan buatan (AI), sensor LIDAR, dan kemampuan menaiki tangga serta medan ekstrem. (Foto: Mobility World)
Seiring berjalannya waktu, teknologinya berkembang sangat pesat:
- Kontrol Mudah: Penggunaan tuas joystick, fitur navigasi GPS, dan konektivitas Bluetooth via aplikasi HP.
- Bahan Super Ringan: Penggunaan material modern seperti aluminium, titanium, dan serat karbon (carbon fiber) bikin kursi roda makin tangguh tapi tetap ringan.
- Fitur Pintar Masa Depan: Seperti pada model robot mobility modern XSTO X12, kini sudah tersedia teknologi kecerdasan buatan (AI), sensor LIDAR penjelajah tangga, penyeimbang otomatis (self-balancing), hingga fitur menanjak medan ekstrem secara mandiri.
Melihat perjalanan panjangnya, jelas bahwa perkembangan kursi roda selalu berfokus pada satu hal utama, yaitu memanusiakan kebebasan bergerak. Dari yang dulunya harus didorong orang lain atau dikayuh payah, kini siapapun bisa menjelajah berbagai medan dengan aman. Teknologi canggih ini benar-benar mengembalikan kendali hidup dan rasa percaya diri ke tangan para penggunanya secara utuh. (Fania/Magang)
Sumber: Britannica
