Hiburan

Penyebab Insomnia dan Cara Mengatasinya Agar Tidur Berkualitas

Simak faktor penyebab insomnia, dampak bagi kesehatan, serta langkah penanganan yang paling efektif.

KamiBijak.com, Hiburan – Setiap orang membutuhkan tidur yang cukup sekitar 6 hingga 8 jam per hari untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Namun, gangguan tidur seperti insomnia masih menjadi masalah umum yang dialami oleh banyak orang dari berbagai usia. Data dari The American Academy of Sleep Medicine menunjukkan bahwa 10% hingga 15% orang dewasa mengalami insomnia. Selain itu, sebanyak 13% hingga 47% lansia dan 23,8% remaja juga menderita gangguan tidur tersebut. Di Indonesia, laporan kasus insomnia tercatat mencapai 10% atau sekitar 28 juta jiwa. 

Penderita insomnia biasanya mengalami kesulitan untuk mulai tidur, sulit mempertahankan tidur, atau sering terbangun lebih awal dan tidak bisa tidur kembali. Jika dibiarkan berlarut-larut, insomnia akan mengganggu proses pemulihan tubuh, menurunkan konsentrasi, serta memicu risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan depresi. Oleh karena itu, kita perlu memahami penyebab insomnia serta menerapkan cara mengatasi insomnia secara tepat demi mengembalikan kualitas tidur yang optimal. 

Faktor Utama Penyebab Insomnia

Beberapa faktor utama dapat memicu kemunculan insomnia pada seseorang: 

  • Stres dan Gangguan Psikologis: Beban pikiran akibat masalah pekerjaan, finansial, maupun gangguan mental seperti depresi membuat tubuh dan pikiran sulit rileks. 
  • Gaya Hidup dan Kebiasaan Tidur yang Buruk: Kebiasaan mengonsumsi kafein, alkohol, atau nikotin sebelum tidur dapat mengganggu siklus tidur alami. Selain itu, penggunaan perangkat elektronik menjelang tidur dapat menghambat produksi hormon melatonin yang berfungsi mengatur rasa kantuk. 
  • Kondisi Medis dan Obat-obatan: Penyakit kronis seperti asma, diabetes, atau sleep apnea, serta konsumsi obat-obatan tertentu dapat memicu kesulitan tidur. 
  • Faktor Lingkungan: Suasana kamar yang bising, pencahayaan yang terlalu terang, serta suhu ruangan yang tidak nyaman akan mengganggu kenyamanan tidur. 

Baca juga:

Leher Sakit Saat Bangun Tidur, Salah Bantal atau Ada Faktor Lain?

Cara Mengatasi Insomnia

Kamu bisa menerapkan beberapa langkah praktis berikut untuk menata kebiasaan tidur (sleep hygiene) demi mengatasi insomnia: 

  1. Mengatur Jadwal Tidur yang Teratur: Seseorang perlu tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari agar jam biologis tubuh tetap stabil. 
  2. Menciptakan Lingkungan Tidur yang Nyaman: Pengguna kamar tidur sebaiknya mengatur suasana ruangan agar tetap tenang, redup, dan sejuk. 
  3. Membatasi Penggunaan Layar Elektronik: Seseorang harus mematikan ponsel, televisi, atau komputer setidaknya 1-2 jam sebelum tidur. 
  4. Melakukan Relaksasi Sebelum Tidur: Penderita insomnia dapat melakukan latihan pernapasan, yoga, meditasi, mandi air hangat, atau membaca buku untuk menenangkan pikiran. 
  5. Berolahraga Rutin dan Membatasi Tidur Siang: Seseorang perlu berolahraga secara teratur, namun harus menghindari olahraga berat menjelang jam tidur. Selain itu, seseorang sebaiknya membatasi durasi tidur siang maksimal 20-30 menit agar rasa kantuk tetap hadir di malam hari. 

Jika perubahan gaya hidup belum membuahkan hasil dalam satu bulan, penderita insomnia disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter dapat merekomendasikan terapi Cognitive Behavioral Therapy for Insomnia (CBT-I) yang terbukti efektif mengubah kebiasaan tidur jangka panjang. Penggunaan obat tidur medis atau suplemen melatonin hanya boleh dilakukan atas petunjuk dan pengawasan dokter. (Fania/Magang) 

Sumber: Eka Hospital

Fania