KamiBijak.com, Berita - PT Kereta Api Indonesia (Persero) diketahui telah melayani 2.953 pelanggan penyandang disabilitas yang ikut memanfaatkan tarif reduksi selama Januari–Juni 2026. Jumlah tersebut meningkat sebanyak 200,41% dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang saat itu tercatat sebanyak 983 pelanggan.
Dalam enam bulan pertama tahun 2026, jumlah orang yang menjadi penerima manfaat tarif reduksi disabilitas telah melampaui realisasi sepanjang tahun 2025 sebanyak 2.648 pelanggan. Artinya, hingga akhir bulan Juni 2026 terdapat 305 penerima manfaat lebih banyak atau 11,52% di atas jumlah penerima selama satu tahun sebelumnya.
Di balik angka tersebut, terdapat ribuan perjalanan yang punya arti berbeda bagi setiap pelanggan. Ada pelanggan yang menaiki kereta api untuk menjalani pengobatan, bekerja, menempuh pendidikan, menghadiri sebuah kesempatan, mengunjungi orang tua, atau pulang ke rumah dimana menjadi tempat keluarga menunggu.
Bagi pelanggan penyandang disabilitas, perjalanan yang hendak dilakukan dapat dimulai dengan pertimbangan yang lebih panjang. Mereka perlu lebih dulu memastikan akses menuju stasiun, kesiapan dan ketersediaan fasilitas, kemudahan saat berpindah tempat, hingga ada atau tidaknya bantuan ketika dibutuhkan. Karena jika hal itu tersedia, kesempatan untuk bepergian dengan lebih nyaman dan terjangkau akan mampu memberi keberanian untuk keluar dari rumah, menjalani aktivitas dengan lebih leluasa, serta menjaga kedekatan dengan orang-orang tercinta.
Baca juga:
Sigap Bantu Penumpang Disabilitas, Satpam Ini Dapat Apresiasi dari KAI Services
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, adanya peningkatan data penerima manfaat sekaligus menunjukkan fakta soal semakin banyak penyandang disabilitas yang mengetahui dan menggunakan haknya, dalam hal ini merupakan tarif perjalanan yang lebih terjangkau.
Sebanyak 2.953 pelanggan penyandang disabilitas telah memanfaatkan tarif reduksi pada Semester I 2026. Setiap angka mewakili seseorang yang sedang menuju suatu tempat dengan harapan dan alasan yang berarti. Mungkin ada orang tua yang menunggu anaknya pulang, keluarga yang menanti untuk kembali berkumpul, atau seseorang yang sedang berusaha meraih kesempatan bagi masa depannya,
ujar Anne, Selasa 28 Juli 2026.
KAI diketahui memberikan tarif reduksi sebesar 20% kepada pelanggan penyandang disabilitas untuk memfasilitasi perjalanan kereta api pada seluruh kelas pelayanan. Tarif tersebut sudah mulai diberlakukan untuk keberangkatan pada 17 September 2023, bertepatan langsung dengan peringatan Hari Perhubungan Nasional.
(Irene)
Sumber: rri.co.id
