Hiburan

Fathir Hidayadi, Disabilitas Netra Asal Aceh Siap Harumkan Nama Daerah di MDI Nasional 2026

Fathir Hidayadi, disabilitas netra asal Aceh, menjadi wakil tunggal daerahnya di MDI Nasional 2026.

Kamibijak.com, Disabilitas - Penyandang disabilitas netra asal Aceh, Fathir Hidayadi, mencatat prestasi membanggakan dengan menjadi satu-satunya wakil dari Provinsi Aceh yang berhasil melaju ke ajang Musabaqah Dakwah Islamiyah (MDI) Nasional 2026. Ia akan berlaga pada cabang Murattal Al-Qur’an yang digelar di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Keberhasilan Fathir menembus tingkat nasional menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi seseorang untuk meraih prestasi. Sebelum keberangkatannya, Fathir mendapat dukungan dan motivasi langsung dari Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, dalam sebuah pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh semangat.

Fathir merupakan peserta binaan Dinas Sosial Aceh yang selama ini menjalani pembinaan secara berkelanjutan. Kerja keras, disiplin, dan ketekunannya dalam mendalami kemampuan membaca Al-Qur’an menjadi faktor penting yang mengantarkannya lolos sebagai finalis MDI Nasional 2026.

Pemerintah Aceh menyambut pencapaian tersebut dengan rasa bangga. Keberhasilan Fathir dinilai tidak hanya membawa nama baik daerah, tetapi juga menunjukkan bahwa penyandang disabilitas memiliki peluang yang sama untuk berkembang dan berkontribusi di berbagai bidang kehidupan.

Sumber : Pos Aceh.

Dalam persiapannya menuju kompetisi nasional, Fathir mendapat pendampingan khusus dari petugas UPTD Panti Sosial Disabilitas Beujroh Meukarya. Pendampingan ini dilakukan agar seluruh kebutuhan selama mengikuti perlombaan dapat terpenuhi dengan baik sehingga ia dapat tampil maksimal.

Dinas Sosial Aceh juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya talenta-talenta baru dari kalangan penyandang disabilitas. Kesuksesan Fathir diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak penyandang disabilitas lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan mengejar cita-cita tanpa rasa ragu.

Ajang Musabaqah Dakwah Islamiyah Nasional sendiri akan mempertemukan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat syiar Islam, mempererat persaudaraan, dan mengembangkan kemampuan generasi muda dalam bidang keagamaan.

Baca Juga : 

https://kamibijak.merahputih.com/v/upaya-mewujudkan-masyarakat-inklusif-di-aceh-semakin-membaik-meski-hadapi-banyak-tantangan 

Keikutsertaan Fathir menjadi simbol penting bagi pembangunan yang inklusif dan ramah disabilitas. Dengan dukungan masyarakat Aceh, ia diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi daerahnya. Semangat dan perjuangannya menjadi bukti bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk bersinar ketika memperoleh ruang, dukungan, dan kesempatan yang setara. (Restu)

Sumber: Liputan6

Restu Lestari
Restu Lestari (Rei) Tuli Content Officer yang berfokus pada pembuatan dan pengelolaan konten seputar disabilitas, pendidikan inklusif, dan isu sosial agar masyarakat menjadi sadar dan peka tentang pentingnya inklusi dan kesetaraan bagi penyandang disabilitas.