Kamibijak.com, Kuliner - Pemerintah Indonesia telah meluncurkan sistem label nutrisi "Nutri Level" untuk membantu masyarakat mengontrol konsumsi gula, garam, dan lemak. Sistem ini membagi produk makanan dan minuman menjadi empat kategori berdasarkan kandungan gulanya. Berikut 5 minuman favorit yang masuk kategori merah Nutri Level karena kandungan gula tinggi:
- Boba dengan gula aren (30-40 gram gula)
Boba menjadi salah satu minuman favorit banyak orang, terutama anak muda. Namun, kandungan gula aren yang tinggi membuatnya masuk kategori merah Nutri Level.
- Teh tarik (25-30 gram gula)
Teh tarik adalah minuman tradisional yang populer di Indonesia. Namun, penambahan gula yang berlebihan membuatnya menjadi minuman yang tidak sehat.
- Kopi susu aren (20-25 gram gula)
Kopi susu aren menjadi salah satu minuman favorit di kafe-kafe. Namun, kandungan gula aren yang tinggi membuatnya harus dikonsumsi dengan hati-hati.
Baca Juga
Tren Es Kopi Kekinian Meningkat, Ahli Ingatkan Bahaya Gula Tambahan
- Espresso dengan kreamer (15-20 gram gula)
Espresso dengan kreamer mungkin terdengar seperti minuman yang tidak terlalu berbahaya. Namun, kandungan gula dalam kreamer dapat menambah jumlah gula yang signifikan.
- Milkshake (15-20 gram gula)
Milkshake adalah minuman yang populer di restoran-restoran. Namun, kandungan gula yang tinggi membuatnya harus dikonsumsi dengan hati-hati.
Nutri Level membagi produk menjadi empat kategori berdasarkan kandungan gula: A (hijau tua, <1g), B (hijau muda, 1-5g), C (kuning, 5-10g), dan D (merah, >10g). Minuman dengan label merah disarankan untuk dikonsumsi terbatas.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menyatakan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi gula yang seimbang dan mengurangi risiko penyakit tidak menular seperti obesitas, hipertensi, dan diabetes.
Dengan mengetahui kandungan gula dalam minuman favorit, masyarakat dapat membuat pilihan yang lebih sehat dan mengurangi risiko penyakit. Jadi, mulai sekarang, perhatikan label Nutri Level dan konsumsi gula dengan bijak. (Sindi/PKL)
Sumber: CNN Indonesia
