Berita

GRAB DISARPUS Sikka: Program Perpustakaan Keliling Ramah Disabilitas dan Lansia

Program ini dirancang untuk mendekatkan layanan perpustakaan pada masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke perpustakaan daerah.

KamiBijak.com, Berita - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka akan segera meluncurkan inovasi layanan literasi bertajuk GRAB atau Gerakan Antar Buku. Program ini dirancang khusus untuk mendekatkan layanan perpustakaan kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke perpustakaan daerah.

Melalui program GRAB tersebut, petugas perpustakaan akan mengantarkan buku langsung kepada pembaca atau peminjam di rumah mereka. Selain mengantar buku, nantinya petugas juga akan menjemput kembali buku yang telah selesai dibaca oleh peminjam.

Program ini secara khusus memang menyasar kelompok masyarakat yang selama ini mengalami hambatan lebih banyak dalam mengakses layanan perpustakaan. Sasaran utama dari layanan GRAB adalah lansia, penyandang disabilitas, serta pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales kepada RRI Ende menjelaskan bahwa program ini lahir dari semangat pelayanan literasi inklusif. “Melalui Program GRAB kami ingin memastikan layanan perpustakaan dapat dirasakan semua kalangan terutama masyarakat yang memiliki keterbatasan,” ucapnya.

Selain untuk menjangkau masyarakat yang ada di rumah, layanan GRAB juga akan menyasar keluarga yang sedang menjaga pasien di rumah sakit. Program ini juga dibuat untuk memberikan akses membaca yang lebih mudah bagi warga binaan yang berada di Rumah Tahanan Maumere.

Very menjelaskan layanan GRAB merupakan bentuk komitmen nyata dari pemerintah daerah dalam upaya memperluas akses literasi bagi seluruh masyarakat. “Perpustakaan tidak boleh hanya menunggu pembaca datang tetapi melalui program ini buku yang mendatangi pembaca,” ujarnya.

Program GRAB juga diharapkan akan mampu mendorong peningkatan minat baca masyarakat khususnya di Kabupaten Sikka secara lebih luas. Kehadiran tim GRAB diharapkan mampu menjadikan buku lebih dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari dan mudah diakses.

Bukan hanya itu, DISARPUS Sikka juga memperkenalkan slogan pelayanan literasi melalui program ini yaitu GRAB Buku Dijemput Ilmu Diantar ke Rumah. Melalui inovasi kreatif dan inklusif tersebut, pemerintah daerah berharap akan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat membaca meskipun berada dalam keterbatasan kondisi. (Irene)

Sumber: rri.co.id