KamiBijak.com, Kuliner – BISA Cafe secara resmi beroperasi di Ruko Palais de Europe, Lippo Karawaci sejak 15 Februari 2026 sebagai ruang usaha kuliner yang inklusif. Pendiri Yayasan Precious One sekaligus BISA Cafe, Ratnawati Sutejo, mendirikan kafe ini dari keyakinan mendalam bahwa penyandang disabilitas mampu bekerja, berdaya, dan menghasilkan karya berkualitas. Saat ini, kafe tersebut mempekerjakan sepuluh staf disabilitas dengan ragam latar belakang seperti Tuli, netra, intelektual, fisik, hingga autis yang masing-masing menjalankan perannya baik dalam pelayanan maupun proses produksi di balik layar. Kehadiran ruang ini menjadi langkah nyata Precious One setelah 22 tahun memperjuangkan edukasi serta meruntuhkan stigma negatif masyarakat terhadap potensi penyandang disabilitas.
Pendiri Precious One dan BISA Cafe, Ratnawati Sutejo, bersama para staf dan karyawan disabilitas. (Foto: Dok. KamiBijak)
Guna memberikan kenyamanan penuh bagi seluruh pengunjung dan pekerja, tempat ini dirancang dengan fasilitas aksesibilitas yang sangat memadai seperti tactile paving (garis pemandu) bagi disabilitas netra dari area luar hingga dalam kafe, serta bidang miring (ramp) untuk pengguna kursi roda. Dari segi menu, pengunjung dapat menikmati aneka hidangan lezat seperti Nasi Goreng Kecombrang, Nasi Jeruk, Ayam Hijau, dan camilan Cireng yang diproduksi langsung oleh komunitas anak autis. Selain itu, BISA Cafe memfasilitasi tempat yang ramah hewan peliharaan (pet-friendly) pada area semi-outdoor dan lantai dua, serta menyediakan layanan BISA Pijat yang dimotori oleh terapis netra profesional.
Biasanya orang datang ke kafe ya cuma buat makan dan minum. Tapi ketika mereka datang ke BISA Cafe, mereka dapet semuanya, makanannya dapet, kenyangnya dapet, segernya dapet, terus dapet pengalaman dengan bijaknya melihat produk dari disabilitas.
Ratnawati Sutejo menuturkan, Â
Suasana interior BISA Cafe yang estetik dengan sentuhan nada warna menenangkan, tata letak ruang yang nyaman, serta pajangan hiasan bernuansa hangat. (Foto: Dok. KamiBijak)
Tak hanya menyajikan hidangan lezat dan fasilitas inklusif, BISA Cafe juga menawarkan daya tarik visual melalui desain interior dan tata letak ruang yang sangat estetik, unik, serta nyaman. Penataan ruangannya dirancang secara kreatif dengan menghadirkan ornamen kata-kata motivasi yang menginspirasi seperti be strong, awesome, funny, honest, hingga stylish. Keunikan kafe ini semakin terasa lewat pajangan buku-buku yang digantung menggunakan hanger pakaian secara kreatif. Pengunjung juga dapat menemukan galeri produk UMKM yang memajang dan menjual aneka karya berkualitas buatan teman-teman disabilitas, mulai dari tas, pakaian, celana, hingga berbagai kriya unik.
Area sudut galeri di BISA Cafe yang memajang berbagai karya teman disabilitas seperti tas dan pakaian yang siap dibeli pengunjung. Sumber Foto: (Foto: Dok. KamiBijak)
Baca juga:
Beda dari yang Lain, Cafe Ini Pekerjakan Barista Disabilitas
Untuk mempererat interaksi sosial, pihak kafe menyediakan panduan Bahasa Isyarat di setiap meja makan agar pelanggan dapat belajar berkomunikasi secara sederhana dengan staf Tuli. Ratnawati mengungkapkan kebahagiaannya saat melihat respons positif pengunjung yang mulai terbiasa mempraktikkan bahasa isyarat ketika meminta tagihan pembayaran.
Harapannya pastinya pengennya semua masyarakat, bukan cuma sekedar pemerintah, bisa ikut mendukung apa yang sudah ada dengan cara men-support kita, datang ke BISA Cafe, dan pesan produk teman disabilitas,
tambah Ratnawati menekankan pentingnya dukungan publik terhadap keberlanjutan UMKM karya difabel.
Tak hanya berfokus pada sisi pemberdayaan manusia, kafe ini juga mengusung misi kelestarian lingkungan melalui gerakan BISA Bantu Bumi seperti kampanye #BISAtanpatisu dan #BISAtanpasisa dengan mengolah seluruh sampah dapur menjadi pupuk.
Baca juga:
Rekomendasi Cafe Introvert di Jabodetabek yang Tenang dan Nyaman
Dampak sosial kafe ini terus meluas melalui program BISA Berbagi yang telah menyalurkan ratusan porsi makanan (rice bowl) kepada warga lansia, pekerja harian, pengemudi ojek online, hingga terapis netra di sekitar lokasi usaha. Tempat ini juga terbuka luas bagi masyarakat yang ingin menyelenggarakan berbagai kegiatan acara kelompok seperti rapat kantor, perayaan ulang tahun, hingga buka puasa bersama. Melalui keberadaan BISA Cafe, publik diajak untuk merasakan pengalaman kuliner yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga sarat akan inspirasi kesetaraan bagi kemajuan BISA Cafe. (Fania/Magang)
