Berita

Google DeepMind Rilis SL2T, Terjemahkan Bahasa Isyarat Jadi Teks Instan

Google DeepMind meluncurkan SL2T, AI penerjemah bahasa isyarat ke teks di Pixel 11 lewat fitur Gboard dan Live Transcribe.

KamiBijak.com, Berita – Perusahaan teknologi Google DeepMind meluncurkan model Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) terbaru bernama Sign Language-to-Text (SL2T). Teknologi mutakhir ini berfungsi menerjemahkan gerakan bahasa isyarat secara langsung menjadi teks dalam waktu nyata (real-time).

Kehadiran inovasi ini memberikan kemudahan komunikasi digital bagi komunitas Tuli tanpa perlu mengetik teks secara manual di ponsel. Selama ini, perkembangan teknologi dikte suara berbasis AI sering melompati kebutuhan lebih dari 70 juta pengguna bahasa isyarat di seluruh dunia.

Cara Kerja SL2T, Privasi Data, dan Ketersediaan di Perangkat Pixel 11

Proses penerjemahan bahasa isyarat memiliki tingkat kesulitan tinggi karena setiap bahasa isyarat mempunyai tata bahasa, leksikon, serta struktur gerakan tiga dimensi yang mandiri. Sistem SL2T menjawab tantangan tersebut dengan melacak 130 titik koordinat tubuh (body landmark coordinates) menggunakan bantuan teknologi MediaPipe Holistic.

Kamera depan ponsel merekam posisi titik koordinat pada tangan, lengan, dan ekspresi wajah pengguna secara lokal di dalam perangkat. Demi menjaga privasi pengguna secara penuh, sistem AI langsung menghapus rekaman video asli seketika setelah titik-titik koordinat berhasil diproses.

Baca juga:

Netflix Hadirkan Juru Bahasa Isyarat pada 73 Tayangan Anak dan Keluarga

Sistem SL2T menerjemahkan aliran koordinat spasial tersebut secara langsung menjadi teks tanpa melewati tahap anotasi perantara (glosses). Pengembang memproses pelatihan model AI ini menggunakan lebih dari 100.000 jam data rekaman visual yang mencakup lebih dari 50 jenis bahasa isyarat di dunia.

Dalam pengujian standar FLEURS-ASL, model SL2T berhasil meraih skor 70 BLEURT yang melampaui kemampuan model-model penerjemah terdahulu. Pengembangan proyek ini dipimpin langsung oleh Sam Sepah, seorang karyawan Google yang merupakan penyandang disabilitas rungu.

Selain itu, Google mendirikan AI Sign Language Advisory Committee (AISLAC) yang melibatkan berbagai organisasi disabilitas global untuk memastikan pemanfaatan teknologi berjalan secara etis, transparan, dan tepat sasaran.

Tampilan penerapan teknologi SL2T pada perangkat yang menerjemahkan bahasa isyarat menjadi teks secara langsung. (Foto: Dok. X @ShishirShelke1)

Saat ini, fitur SL2T dapat digunakan secara eksklusif pada perangkat smartphone terbaru Google Pixel 11. Fitur ini terintegrasi secara bawaan pada dua aplikasi utama, yakni papan ketik Gboard dan aplikasi percakapan Live Transcribe.

Pada tahap awal peluncurannya, SL2T mendukung penerjemahan dari Bahasa Isyarat Amerika (American Sign Language/ASL) ke dalam teks bahasa Inggris. Pengguna dapat mengisyaratkan gerakan tangan secara alami di depan kamera untuk berkirim pesan, melakukan pencarian di internet, hingga berinteraksi dengan asisten pintar Gemini.

Baca juga: 

Gemini Jadi Contoh AI Ramah Disabilitas, Ini Fitur yang Dinilai Membantu

Google mengonfirmasi bahwa mereka akan menambahkan dukungan bahasa isyarat dari negara lain serta memperluas ketersediaan fitur ini ke berbagai perangkat Android lainnya secara bertahap dalam pembaruan mendatang. (Fania/Magang)

Sumber: Instagram Google DeepMind

Fania