Kuliner

Aman atau Berbahaya? Sushi Grade Jadi Penentu Kualitas Ikan Mentah

Ketahui apa itu sushi grade dan bagaimana istilah ini menentukan keamanan serta kelayakan ikan mentah untuk dikonsumsi

KamiBijak.com, Kuliner - Makanan khas Jepang sering kali identik dengan ikan mentah, terutama dalam sajian populer seperti sushi dan sashimi. Namun, tidak semua jenis ikan bisa dikonsumsi mentah karena adanya risiko kontaminasi bakteri, parasit, atau zat berbahaya lainnya yang dapat membahayakan kesehatan manusia. 

Untuk meminimalkan risiko tersebut, produsen ikan dan restoran di Jepang serta negara-negara pengkonsumsi ikan mentah menerapkan standar kebersihan yang sangat ketat. Salah satu standar yang dikenal luas adalah sushi grade atau sashimi grade, yang menunjukkan bahwa ikan tersebut aman dikonsumsi tanpa dimasak terlebih dahulu.

Istilah sushi grade merujuk pada ikan berkualitas tinggi yang aman untuk dimakan mentah. Menurut Koki Hayashi, Presiden Direktur Sushiro Indonesia, kualitas ikan yang memenuhi standar ini dipengaruhi oleh asal ikan dan kondisi lingkungan perairannya. “Proses pengambilan ikan harus diperhatikan, misalnya dari laut mana ikan itu berasal dan apakah laut tersebut bersih atau tidak,” jelas Hayashi saat peresmian gerai Sushiro Grand Indonesia pada 1 Desember 2025. 

Ilustrasi ikan salmon dipotong untuk dijadikan sashimi (foto : Kumparan)

Selain itu, penanganan ikan setelah ditangkap juga sangat penting. Ikan harus segera dibersihkan, termasuk mengeluarkan darah dan isi perut, sebelum dibekukan dengan cepat untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Proses pembekuan ini menjaga kualitas dan keamanan ikan sehingga tetap aman dikonsumsi mentah.

Metode sushi grade tidak hanya mencakup penangkapan dan pembekuan ikan, tetapi juga pengaturan distribusi hingga sampai di toko atau restoran. Setiap tahap harus sesuai standar tertentu agar ikan tetap segar dan aman. Meski demikian, istilah sushi grade sebenarnya bersifat tidak resmi dan lebih digunakan sebagai acuan praktis bagi penjual dan distributor untuk menunjukkan bahwa ikan tertentu aman dimakan mentah. 

Contohnya, Yuji Haraguchi, pemilik toko ikan di Brooklyn, Amerika Serikat, menggunakan istilah ini untuk menjual ikan sashimi kepada restoran Jepang. Ia juga berupaya memperluas jenis ikan yang ditawarkan, tidak hanya tuna, agar lebih banyak restoran dapat menyajikan ikan mentah yang aman bagi pelanggan.

Dengan adanya standar sushi grade, konsumen memiliki jaminan tambahan bahwa ikan yang mereka konsumsi mentah memenuhi syarat kebersihan dan kualitas. Hal ini sangat penting mengingat risiko kesehatan yang bisa muncul jika ikan mentah tidak ditangani dengan benar. Selain menjaga kualitas rasa dan tekstur, standar ini juga memastikan keamanan pangan, sehingga sushi dan sashimi bisa dinikmati tanpa kekhawatiran. 

Keseluruhan proses, mulai dari penangkapan hingga penyajian, menunjukkan komitmen produsen dan restoran dalam menghadirkan pengalaman makan yang aman dan berkualitas tinggi bagi pecinta kuliner Jepang di seluruh dunia. (Keisha/MG)

Sumber : Kompas