Berita

Empat Haji Embarkasi Lombok Masih Dirawat di Arab Saudi, Belum Bisa Dipulangkan

Empat jemaah haji asal Lombok masih menjalani perawatan di Arab Saudi akibat gangguan kesehatan.

KamiBijak.com, Berita -  Sebanyak empat jemaah haji asal Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga kini belum dapat kembali ke Indonesia karena masih menjalani perawatan medis di Arab Saudi akibat sejumlah gangguan kesehatan.

"Informasi terakhir, jumlah peserta haji yang masih tertinggal dan dirawat di rumah sakit di Arab Saudi itu ada empat orang," ujar Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Mataram, Herman Nugraha, dilansir dari Antara, Selasa, 23 Juni 2026

Keempat jemaah tersebut berasal dari Kloter 11, 12, 14, dan 15. Berdasarkan catatan BKK Kelas I Mataram, salah satu di antaranya adalah SN asal Dompu dari Kloter 11 yang masih mendapatkan penanganan medis akibat sindrom gangguan pernapasan akut atau acute respiratory distress syndrome (ARDS).

Baca juga:
1.044 Jemaah Haji Lombok Tengah Telah Pulang, Tiga Wafat di Tanah Suci

Sementara itu, jemaah berinisial K asal Aikmel, Lombok Timur, dari Kloter 12 masih dirawat karena menderita penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Adapun S asal Brang Biji, Kabupaten Sumbawa, dari Kloter 14 masih menjalani pengobatan akibat ileus atau gangguan pada sistem pencernaan.

"Adapun seorang lagi berinisial S asal Sikur, Lombok Timur, dari kloter 15 juga masih menjalani perawatan di Arab Saudi," ungkap Herman.

Menurut Herman, mayoritas jemaah yang belum dapat dipulangkan mengalami masalah pada sistem pernapasan yang disertai penyakit bawaan lainnya. Kondisi kesehatan tersebut membuat mereka belum memenuhi syarat untuk melakukan perjalanan udara menuju Indonesia.

Di sini kebanyakan karena gangguan pernapasan, gangguan jantung, ada penyakit paru. Semuanya berkaitan dengan pernapasan dan jantung,

terangnya.

Ia menambahkan, selama masa operasional Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi masih berlangsung, perkembangan kondisi para jemaah tersebut akan terus dipantau secara berkala oleh petugas kesehatan yang bertugas di Tanah Suci.

"Kalau sudah sembuh dan memungkinkan untuk dipulangkan, bisa disesuaikan dengan keberangkatan reguler atau pesawat reguler yang nanti dikoordinasikan oleh Kementerian Haji," ucapnya.

Selain jemaah yang masih dirawat di Arab Saudi, terdapat empat jemaah Embarkasi Lombok lainnya yang saat ini menjalani perawatan di RSUD Provinsi NTB. Salah satunya adalah M asal Aikmual, Lombok Tengah, dari Kloter 7 yang masih mendapatkan penanganan akibat penurunan kesadaran yang diduga berkaitan dengan gangguan intrakranial maupun metabolik.

Di sisi lain, R asal Mpunda, Kota Bima, dari Kloter 11 dirawat karena mengalami penurunan kesadaran yang dipicu dehidrasi dan kurangnya asupan nutrisi. Sementara J asal Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, dari Kloter 14 masih menjalani pengobatan karena dugaan pneumonia komunitas atau community acquired pneumonia (CAP).

Pihak kesehatan berharap seluruh jemaah yang masih menjalani perawatan, baik di Arab Saudi maupun di NTB, dapat segera menunjukkan perkembangan positif sehingga dapat kembali berkumpul bersama keluarga. Pemantauan intensif terus dilakukan untuk memastikan kondisi mereka stabil dan memenuhi syarat medis sebelum diperbolehkan melanjutkan perjalanan atau kembali ke daerah asal masing-masing.(Athar/Magang)

 

Sumber: Metro TV