KamiBijak.com, Hiburan - Penerapan pola hidup sehat menjadi salah satu langkah penting yang perlu dilakukan masyarakat untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan selama fenomena El Nino berlangsung. Kondisi cuaca yang lebih panas dari biasanya dapat mempercepat kehilangan cairan tubuh dan meningkatkan kemungkinan terjadinya dehidrasi.
“Saat kondisi kemarau panjang, debu dan polutan di udara juga cenderung meningkat. Hal ini dapat berdampak pada kesehatan pernapasan,” kata Ahli Kesehatan Masyarakat, Jusuf Kristianto, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Minggu, 21 Juni 2026.
Meningkatnya konsentrasi debu dan polutan di udara membuat penggunaan masker menjadi salah satu langkah pencegahan yang dianjurkan. Upaya ini dinilai penting terutama bagi masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
Baca juga:
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Kering dan Panjang, Warga Diminta Waspada
“Anak-anak menjadi kelompok yang lebih rentan terhadap dampak cuaca panas. Aktivitas luar ruangan pada jam-jam dengan suhu tinggi, khususnya antara pukul 11.00 hingga 15.00 disarankan untuk dibatasi,” katanya.
Karena termasuk kelompok yang lebih rentan, anak-anak memerlukan perlindungan tambahan selama cuaca panas berlangsung. Risiko heat stroke dan dehidrasi dapat meningkat apabila kebutuhan cairan tubuh tidak segera dipenuhi saat rasa haus muncul.
