KamiBijak.com, Hiburan - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) imbau para orangtua untuk mengecek status imunisasi anak sebelum melakukan perjalanan mudik. Hal itu terkait dengan merebaknya kasus campak beberapa waktu terakhir.
“Kami mengajak para orangtua untuk segera memeriksa status imunisasi anak dan melengkapinya jika belum lengkap. Imunisasi merupakan perlindungan paling efektif untuk mencegah anak tertular campak,” kata Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni, seperti dikutip dari siaran daring, Senin (8/3/2026).
Selain melakukan imunisasi, masyarakat juga diimbau untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti contohnya mencuci tangan dengan sabun, menerapkan etika batuk, serta menggunakan masker saat berada di kerumunan.
“Apabila anak mengalami gejala campak atau sedang sakit, sebaiknya tidak bepergian terlebih dahulu dan segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan. Mengurangi kontak dengan orang lain juga penting untuk mencegah penularan lebih luas,” jelasnya.
Kemenkes terus mengingatkan masyarakat untuk semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Mobilitas masyarakat yang akan meningkat dan potensi berada di kerumunan dinilai dapat memperbesar risiko penularan penyakit menular, terutama pada anak-anak yang kondisinya belum mendapatkan imunisasi lengkap.
Dari data yang ada, hingga minggu ke-8 tahun 2026, tercatat 10.453 suspek campak dengan 8.372 kasus dan 6 kematian. Selain itu, terdapat pula 45 kejadian luar biasa (KLB) campak di 29 kabupaten/kota pada 11 provinsi, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah. (Irene)
