KamiBijak.com, Travel - Pesawat dan kereta api kembali menjadi pilihan utama masyarakat untuk mudik Lebaran tahun ini. Kedua moda transportasi tersebut dinilai menawarkan kecepatan, kenyamanan, serta kepastian jadwal, sehingga banyak diminati para perantau yang ingin pulang ke kampung halaman.
Memilih moda transportasi saat musim mudik memang menjadi keputusan penting. Selain waktu tempuh, aspek kenyamanan dan keandalan layanan turut menjadi faktor utama yang dipertimbangkan masyarakat. Tidak mengherankan jika pesawat dan kereta api tetap menjadi moda favorit setiap periode Lebaran.
Dalam konferensi pers bertajuk “THR” (Tiket Hari Raya) yang digelar Tiket.com di Jakarta, Director of Transportation Tiket.com, Andi Hendrawan, mengungkapkan adanya peningkatan signifikan dalam pemesanan tiket untuk periode Lebaran 2026.
"Kita lihat di minggu pertama bulan Januari kemudian minggu kedua Februari. Kenaikan pemesanan tiket pesawat itu naik 50 persen, kemudian untuk kenaikan tiket kereta api naik 56 persen," ujar Andi.
Menurutnya, lonjakan tersebut didorong oleh tingginya minat masyarakat dalam merencanakan perjalanan lebih awal. Selain itu, kebijakan pemerintah yang memberikan stimulus berupa potongan harga tiket juga turut memberikan dampak besar terhadap peningkatan transaksi.
"Untuk harga sendiri di pesawat itu memang kalau periode peak season dibandingkan dengan periode yang biasa, cenderung mengalami kenaikan tentunya. Cuma kita lihat dalam periode Lebaran ini pemerintah juga melakukan stimulus atau insentif yang diberikan kepada masyarakat," jelasnya.
Stimulus berupa diskon tiket hingga 18 persen dinilai membantu menjaga stabilitas harga di tengah tingginya permintaan. Kebijakan tersebut juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh tiket dengan harga yang relatif lebih terjangkau dibandingkan musim Lebaran sebelumnya.
Dia menambahkan, dampak insentif tersebut langsung terasa pada pergerakan pasar. Setelah stimulus diumumkan, transaksi pemesanan tiket untuk tanggal perjalanan saat Lebaran mengalami peningkatan tajam.
"Kenaikannya hampir dua sampai empat kali lipat," kata Andi.
Dari sisi rute perjalanan, sejumlah kota di Pulau Jawa masih menjadi destinasi favorit penerbangan, seperti Yogyakarta dan Surabaya. Di wilayah Sumatera, Medan dan Pekanbaru mencatat permintaan tinggi. Denpasar juga tetap menjadi salah satu tujuan populer, baik untuk mudik maupun wisata.
Untuk moda kereta api, tren serupa juga terlihat. Rute menuju Yogyakarta, Semarang, Cirebon, dan Surabaya mengalami peningkatan pemesanan yang cukup signifikan, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap transportasi darat yang nyaman dan memiliki kepastian jadwal. (Keisha/MG)
Sumber : Detik
