Kamibijak.com, Kuliner - Banyak orang mengira steamboat dan hotpot adalah dua nama untuk makanan yang sama. Keduanya memang sama-sama menggunakan panci berisi kuah panas di tengah meja, lalu dinikmati bersama dengan cara merebus aneka bahan seperti daging, sayuran, seafood, dan mie. Namun, jika dilihat lebih jauh, steamboat dan hotpot memiliki sejumlah perbedaan menarik.
Secara konsep, keduanya merupakan hidangan komunal yang menekankan kebersamaan saat makan. Meski begitu, istilah, rasa kuah, pilihan bahan, hingga budaya penyajiannya berkembang berbeda di tiap wilayah. Karena itu, pengalaman menikmati steamboat dan hotpot bisa terasa tidak sama.
Berikut beberapa perbedaan steamboat dan hotpot yang perlu diketahui:
- Asal-usul dan Penamaan
Steamboat lebih populer digunakan di kawasan Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, dan Indonesia. Sementara itu, hotpot berasal dari tradisi kuliner Tiongkok dan dikenal luas secara internasional. Jadi, perbedaan pertama terletak pada sebutan geografis dan akar budayanya.
- Cita Rasa Kuah
(Pinterest)
Kuah steamboat umumnya lebih ringan dan segar, misalnya kaldu ayam, kuah herbal, atau tom yum. Rasanya cenderung ramah di lidah dan cocok dinikmati dalam waktu lama. Sebaliknya, hotpot identik dengan kuah yang lebih kuat seperti mala Sichuan, kuah pedas berminyak, kuah tomat, atau rempah pekat.
- Jenis Bahan yang Digunakan
(Pinterest)
Di restoran steamboat, bahan yang sering ditemui biasanya fish ball, crab stick, tofu, seafood, sayur, dan aneka frozen food praktis. Sementara hotpot lebih menonjolkan irisan daging tipis premium, jamur, jeroan, seafood segar, dan bahan mentah berkualitas tinggi.
Baca Juga
Resep Mie Rebus Kuah Susu, Spaghetti Carbonara Ala Anak Kost yang Mudah Dibuat di Rumah
- Saus Cocolan
(Pinterest)
Hotpot memiliki budaya saus yang cukup kuat. Banyak restoran menyediakan bar saus berisi pasta wijen, minyak bawang, kecap asin, cabai, dan bahan lain yang bisa diracik sendiri. Pada steamboat, saus biasanya lebih sederhana seperti sambal, saus botolan, atau campuran kecap dan cabai.
- Suasana Makan
(Pinterest)
Steamboat sering identik dengan suasana santai dan rumahan, cocok untuk makan keluarga atau kumpul bersama teman. Hotpot kadang hadir dengan konsep yang lebih beragam, mulai dari casual dining hingga restoran premium dengan pelayanan lengkap.
Meski memiliki sejumlah perbedaan, keduanya tetap menawarkan pengalaman makan hangat dan menyenangkan. Inti utamanya bukan hanya soal makanan, tetapi kebersamaan saat memasak dan menikmati hidangan bersama orang terdekat.
Jadi, apakah steamboat dan hotpot sama? Jawabannya sederhana, keduanya mirip secara konsep, tetapi berbeda dalam gaya, rasa, dan budaya penyajian. Kalau kamu lebih suka kuah ringan, steamboat bisa jadi pilihan. Kalau ingin sensasi rasa kuat dan banyak pilihan saus, hotpot layak dicoba. (Sindi/PKL)
Sumber: IDN Times
