Berita

Pemantauan Arus Mudik Kini Dibantu Radar Digital Milik Korlantas Polri

Korlantas Polri memanfaatkan radar digital untuk memonitor kepadatan arus mudik Lebaran.

KamiBijak.com, Berita - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memanfaatkan teknologi digital untuk memantau pergerakan kendaraan selama arus mudik Lebaran. Sistem ini memungkinkan petugas memonitor kondisi lalu lintas secara langsung sehingga keputusan terkait rekayasa lalu lintas dapat diambil berdasarkan data di lapangan.

 

Teknologi yang digunakan antara lain radar digital dan sistem traffic counting yang mampu menghitung jumlah kendaraan yang melintas pada titik-titik tertentu. Dengan sistem tersebut, petugas dapat mengetahui kepadatan kendaraan secara akurat tanpa hanya mengandalkan perkiraan.

 

Kakorlantas Polri, Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa penggunaan teknologi ini merupakan upaya meningkatkan pengelolaan arus mudik dibanding tahun sebelumnya. Melalui pemantauan digital, pergerakan kendaraan dapat dianalisis secara real-time sehingga kebijakan pengaturan lalu lintas bisa diterapkan lebih tepat.

 

Data kendaraan yang terekam melalui radar menjadi parameter utama dalam menentukan langkah rekayasa lalu lintas. Misalnya ketika jumlah kendaraan yang melintas pada titik tertentu mencapai sekitar 5.500 unit dalam satu jam, petugas akan mulai menerapkan skema contraflow satu lajur. Apabila volume kendaraan terus meningkat hingga sekitar 6.400 unit dalam dua jam berturut-turut, maka rekayasa lalu lintas akan diperluas dengan membuka contraflow hingga dua lajur. Langkah ini dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan agar arus perjalanan pemudik tetap lancar.

 

Jika kepadatan kendaraan masih tinggi meski contraflow sudah diterapkan, Korlantas akan menyiapkan skema tambahan berupa sistem one way. Kebijakan ini biasanya diberlakukan pada ruas jalan tertentu yang mengalami lonjakan arus kendaraan. Berdasarkan evaluasi pada musim mudik sebelumnya, penerapan sistem satu arah tersebut akan diperpanjang jangkauannya pada mudik Lebaran tahun ini. Diharapkan langkah tersebut dapat membantu memperlancar distribusi kendaraan serta mengurangi kemacetan di jalur tol utama selama periode mudik dan arus balik. (Athar/Magang)

 

Sumber: Metro TV News