Hiburan

Manfaat Jalan Kaki Dibandingkan Lari: Lebih Aman dan Mudah Diterapkan

Jalan kaki punya banyak keunggulan kesehatan dibanding lari, dari risiko cedera lebih rendah hingga cocok untuk semua usia.

KamiBijak.com, Hiburan - Berolahraga adalah bagian penting dari hidup sehat, namun tidak semua jenis olahraga cocok untuk semua orang pada setiap waktu. Salah satu aktivitas yang sering dibandingkan adalah jalan kaki dan lari. Meskipun keduanya sama-sama merupakan bentuk latihan kardiovaskular, berjalan memiliki sejumlah keunggulan khusus yang sering kali membuatnya lebih aman, mudah diikuti, dan bermanfaat dalam jangka panjang, terutama bagi mereka yang baru mulai rutin bergerak atau memiliki batasan fisik tertentu. Berikut empat kelebihan jalan kaki dibandingkan lari yang perlu kamu tahu.

Ilustrasi Keluarga Berolahraga Jalan Kaki Bersama. (Foto : Dok. Shutterstock)

 

  1. Risiko Cedera Lebih Rendah

Ketika kamu berlari, tubuh menerima dampak benturan yang jauh lebih besar setiap kali kaki menyentuh tanah. Dampak ini bisa meningkatkan risiko cedera pada lutut, pergelangan kaki, pinggul, dan tulang belakang, terutama jika dilakukan tanpa pemanasan atau teknik yang tepat. Jalan kaki memberikan tekanan yang jauh lebih ringan pada sendi, sehingga kegiatan ini lebih aman bagi pemula, orang dewasa yang lebih tua, dan mereka yang pernah mengalami cedera sebelumnya.

 

  1. Dapat Dilakukan Lebih Lama dan Konsisten

Salah satu kunci manfaat olahraga adalah konsistensi. Jalan kaki sering kali lebih mudah dilakukan secara rutin daripada lari, karena tidak menuntut intensitas tinggi atau stamina khusus. Kebanyakan orang bisa berjalan setiap hari tanpa merasa terlalu lelah, sementara lari membutuhkan adaptasi tubuh yang lebih bertahap dan kadang membuat otot serta sistem pernafasan lelah.

 

  1. Lebih Ramah untuk Pemula dan Semua Usia

Berbeda dengan lari yang memerlukan kekuatan otot dan koordinasi yang lebih tinggi, jalan kaki bisa dilakukan oleh hampir semua orang dari berbagai kategori usia. Anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga lansia bisa berjalan dengan aman jika tidak ada kondisi medis yang menghambatnya.

Bagi kamu yang baru memulai aktivitas fisik atau sedang dalam rehabilitasi pasca-cedera, jalan kaki dapat menjadi langkah awal yang nyaman dan efektif sebelum mencoba jenis latihan lain seperti jogging atau lari.

 

  1. Membantu Kesehatan Mental dan Relaksasi

Berjalan, terutama di luar ruangan, tidak hanya baik untuk tubuh tetapi juga kesehatan mental. Ritme langkah yang santai dan kesempatan menikmati lingkungan sekitar dapat membantu merilekskan pikiran, mengurangi stres, serta memberi kesempatan untuk berpikir atau bermeditasi secara ringan.

 

Berbeda dengan lari yang kadang memerlukan fokus intens dan napas berat, jalan kaki memberi ruang untuk menikmati suasana. Ini bisa jadi keuntungan besar terutama saat kamu merasa lelah secara emosional atau ingin olahraga yang terasa menyenangkan, bukan kompetitif.

 

Kapan Lari Bisa Jadi Pilihan?

Meski jalan kaki punya banyak kelebihan, lari tetap manfaat jika dilakukan dengan aman dan sesuai kemampuan. Lari dapat membantu membakar kalori lebih cepat dan meningkatkan kapasitas pernapasan jika tubuh sudah siap. Namun, penting untuk memulai dengan perlahan, memakai sepatu yang tepat, dan menambah durasi secara bertahap agar risiko cedera tetap rendah.

Jalan kaki bukan sekadar “alternatif pelan” dari lari,  ia mempunyai banyak keunggulan nyata: risiko cedera lebih rendah, mudah dilakukan secara konsisten, ramah untuk semua usia, mendukung kesehatan mental, dan fleksibel dimasukkan ke dalam rutinitas harian. Bagi banyak orang, terutama yang baru mulai bergerak atau ingin tetap aktif setiap hari, berjalan bisa menjadi pilihan utama yang aman dan efektif untuk hidup sehat jangka panjang. (Sindi/PKL)

Sumber : CNN Indonesia