Oppa Itu Apa Sih? Ini Arti, Aturan Pakai, dan Contohnya Biar Nggak Salah Sebut
Oppa sering dipakai di K-Drama dan K-Pop. Simak arti oppa, aturan pakai, dan contohnya di sini.
KamiBijak.com, Hiburan - Kata oppa (오빠) sudah sangat familiar di kalangan pencinta drama Korea dan K-Pop di Indonesia. Meski sering diterjemahkan sebagai “kakak laki-laki”, penggunaan kata oppa ternyata jauh lebih luas dan tidak selalu merujuk pada hubungan keluarga. Tak heran jika banyak orang masih bingung kapan dan kepada siapa istilah ini boleh digunakan.
Dalam percakapan sehari-hari, oppa kerap muncul sebagai panggilan manis, akrab, bahkan bernuansa romantis. Untuk menghindari kesalahan penggunaan, berikut penjelasan lengkap tentang arti dan aturan memakai kata oppa.
(Foto : Dok. Promova)
1. Siapa yang Bisa Dipanggil Oppa?
Secara umum, oppa digunakan oleh perempuan untuk menyapa pria yang lebih tua darinya. Orang yang dipanggil oppa bisa berupa kakak laki-laki kandung, sepupu, kerabat, teman dekat, hingga senior laki-laki di sekolah atau kampus.
Dalam budaya populer Korea, oppa juga sering dipakai untuk menyebut pria yang dianggap menarik, termasuk idol K-Pop atau aktor favorit. Bahkan, dalam konteks santai, istilah ini kadang digunakan sebagai panggilan genit atau bercanda untuk menarik perhatian pria.
2. Arti Oppa Sebenarnya
Secara harfiah, oppa berarti “kakak laki-laki bagi perempuan”. Namun seiring perkembangan zaman, maknanya menjadi lebih fleksibel. Oppa kini bisa merujuk pada kakak laki-laki, sahabat pria yang lebih tua, pacar, hingga suami, asalkan usianya lebih tua dari si perempuan.
Nuansa kata oppa bersifat informal dan penuh kehangatan. Karena itu, istilah ini hanya cocok digunakan dalam hubungan personal dan tidak pantas dipakai di situasi resmi seperti lingkungan kerja atau acara formal.
3. Perbedaan Oppa dan Oraboni
Selain oppa, ada istilah lain yaitu oraboni (오라버니) yang juga berarti kakak laki-laki. Bedanya, oraboni memiliki kesan lebih sopan, klasik, dan formal. Istilah ini biasanya muncul dalam drama sejarah Korea atau digunakan secara bercanda untuk meniru gaya bahasa kuno.
Sementara oppa terdengar kasual dan modern, oraboni jarang dipakai dalam percakapan sehari-hari oleh generasi muda Korea.
4. Aturan Budaya Menggunakan Oppa
Dalam budaya Korea, oppa hanya digunakan oleh perempuan kepada pria yang usianya lebih tua, biasanya dengan selisih maksimal sekitar 10 tahun. Pria yang jauh lebih tua atau berusia di atas 30 tahun umumnya tidak dipanggil oppa.
Selain itu, sistem usia Korea cukup ketat. Jika seorang pria lahir di tahun yang sama meskipun lebih dulu beberapa bulan, secara teknis ia bukan oppa. Meski begitu, dalam konteks modern dan santai, aturan ini kadang dilonggarkan.
5. Contoh Penggunaan Oppa
Makna oppa sangat bergantung pada situasi dan kedekatan hubungan. Istilah ini bisa berarti kakak, teman dekat, pujaan hati, atau panggilan sayang.
Beberapa contoh penggunaan oppa dalam kalimat:
- “Oppa, mau makan apa hari ini?”
- “Oppa, nanti pulang bareng nggak?”
- “Aku bangga banget sama oppa-ku.”
- “Oppa, aku butuh saran, boleh?”
- “Hei oppa! Kamu sudah nonton film terbaru itu?”
Dengan memahami konteks dan aturan budayanya, kamu bisa menggunakan kata oppa dengan tepat tanpa menimbulkan kesalahpahaman. (Restu)
Sumber : Cosmopolitan Indonesia
Video Terbaru
MOST VIEWED
