Hiburan

Bukan Tembok Beton, Cara Ini Justru Selamatkan Pesisir dari Abrasi

Aksi tanam mangrove di PIK jadi solusi alami cegah abrasi, lindungi pesisir, dan dukung ekosistem laut berkelanjutan.

KamiBijak.com, Hiburan - Garis pantai adalah batas alam yang rentan antara daratan dan laut. Di banyak pesisir Indonesia, abrasi, kenaikan permukaan air laut, dan menurunnya keanekaragaman hayati makin terasa. Salah satu solusi alami yang dinilai efektif untuk menghadapi masalah ini adalah penanaman mangrove.

 

Mangrove bukan sekadar tanaman pesisir. Hutan mangrove punya peran ekologis penting yang berdampak langsung pada keberlanjutan lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar.

Manfaat utama mangrove bagi pesisir dan laut:

  • Menahan sedimen dan memperkuat struktur tanah di garis pantai

  • Meredam gelombang sehingga mengurangi risiko abrasi

  • Memperlambat erosi pantai secara alami

  • Menjadi habitat berbagai biota laut

  • Menyerap karbon dan membantu mengurangi dampak perubahan iklim

Kesadaran akan pentingnya fungsi mangrove mendorong berbagai pihak ikut terlibat dalam pelestarian pesisir. Salah satu contohnya adalah kegiatan penanaman mangrove di Kawasan Konservasi Mangrove Pantai Indah Kapuk (PIK), yang berperan sebagai penyangga ekologis bagi pesisir Jakarta.

 

Menanam Mangrove (foto : dok. Fluidra)

 

Dalam kegiatan ini, Fluidra turut ambil bagian bersama jajaran manajemen dari berbagai negara, termasuk kawasan Asia dan kantor pusat global. Partisipasi lintas negara ini menunjukkan bahwa isu lingkungan adalah tanggung jawab bersama, meski aksi nyatanya dilakukan di tingkat lokal.

 

Perwakilan manajemen Fluidra menyampaikan bahwa keberlanjutan tidak mengenal batas wilayah. Penanaman mangrove di Indonesia menjadi simbol komitmen perusahaan terhadap perlindungan bumi sekaligus bagian dari tanggung jawab operasional jangka panjang.

 

Bibit mangrove yang ditanam diharapkan tumbuh menjadi benteng alami pesisir. Dalam jangka panjang, keberadaan mangrove membantu mengurangi abrasi dan menciptakan ekosistem laut yang lebih sehat. Bagi masyarakat pesisir, hutan mangrove berarti perlindungan ruang hidup serta sumber penghidupan yang lebih terjaga.

 

Kegiatan ini juga mencerminkan perubahan cara pandang dunia usaha. Kini, keberlanjutan semakin dilihat sebagai bagian penting dari pertumbuhan bisnis, bukan sekadar kewajiban. Aksi sederhana seperti menanam mangrove menjadi bukti nyata komitmen tersebut.

 

Saat perusahaan, karyawan, dan komunitas terlibat bersama, muncul pesan kuat bahwa menjaga laut dan pesisir adalah tanggung jawab kolektif. Prinsip berpikir global dan bertindak lokal pun semakin relevan di tengah krisis iklim.

 

Kelak, mangrove yang tumbuh kuat akan menjadi bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. (Keisha/MG)

Sumber : Fimela