Hiburan

Beasiswa Australia Awards 2026 Sediakan Akses Khusus untuk Disabilitas

Australia Awards 2026 beri aksesibilitas dan dukungan penuh bagi pelamar disabilitas selama seleksi hingga studi.

KamiBijak.com, Hiburan - Pendaftaran Beasiswa Australia Awards (AAS) resmi dibuka sejak 1 Februari 2026. Program ini tidak hanya menanggung biaya kuliah, tetapi juga biaya hidup selama penerima beasiswa menempuh pendidikan di Australia. Tahun ini, AAS kembali menegaskan komitmennya pada prinsip kesetaraan dengan memberi perhatian khusus pada kelompok prioritas, termasuk penyandang disabilitas, perempuan dari kelompok rentan, dan pelamar dari 15 provinsi sasaran. Pendaftaran dibuka hingga 30 April 2026.

Menurut Lia Marpaung, GEDSI Advisor Australia Awards Indonesia, panitia berharap semakin banyak pelamar disabilitas ikut mendaftar tahun ini. Meski mengikuti proses seleksi yang setara dengan pelamar lain, peserta disabilitas akan mendapatkan dukungan aksesibilitas yang disesuaikan kebutuhan masing-masing. Penyelenggara seleksi menyediakan berbagai bentuk penyesuaian agar proses ujian tetap adil dan inklusif. Setiap pelamar disabilitas diminta menginformasikan hambatan yang dimiliki sebelum tes berlangsung.

Bentuk dukungan yang diberikan beragam, tergantung jenis disabilitas pelamar. Peserta netra, misalnya, dapat mengakses materi ujian dengan bantuan pembaca layar. Sementara itu, pelamar tuli dengan gangguan pendengaran total bisa mendapat pengecualian pada bagian listening test dalam ujian bahasa Inggris, selama kondisi tersebut diberitahukan sebelumnya. Penyesuaian juga berlaku bagi pelamar dengan multi disabilitas, termasuk penyediaan pendamping saat ujian jika dibutuhkan.

Australia Awards juga menegaskan komitmen dukungan berkelanjutan selama masa studi. Selain proses seleksi yang inklusif, penerima beasiswa disabilitas akan memperoleh bantuan seperti perangkat lunak aksesibilitas, pendampingan, hingga pelatihan pra-keberangkatan. 

Kebijakan ini sejalan dengan hukum di Australia yang mewajibkan institusi pendidikan menyediakan penyesuaian yang wajar bagi penyandang disabilitas. Dengan dukungan tersebut, pelamar disabilitas didorong untuk tidak ragu mendaftar dan melanjutkan pendidikan tinggi di Australia. (Keisha/MG)

Sumber : Tempo