Hiburan

Bukan Rem Mendadak, Ini Cara Aman Berkendara Saat Melewati Jalan Berlubang

Jika masih tersedia jarak, lakukan deselerasi secara bertahap sebelum melewati lubang, bukan saat roda sudah berada di atasnya.

KamiBijak.com, HIburan - Adanya lubang di jalan ketika kita sedang berkendara sering kali muncul tanpa peringatan dan dapat membahayakan pengendara, terutama saat musim hujan. Selain berisiko menyebabkan kecelakaan tunggal, kondisi ini juga berpotensi merusak komponen kendaraan jika tidak diantisipasi dengan teknik berkendara yang tepat.

Banyak pengendara yang secara refleks akan melakukan pengereman keras saat lubang muncul tiba-tiba di depan. Padahal, menurut ahlinya tindakan tersebut justru dapat meningkatkan risiko benturan yang lebih keras pada roda, pelek, hingga suspensi.

“Ketika pengendara mengerem tepat saat roda mengenai lubang, beban kendaraan akan bertumpu pada suspensi depan sehingga benturan terasa lebih keras dan berpotensi merusak komponen. Oleh karena itu, penting untuk memahami teknik yang benar agar risiko dapat diminimalkan,” ujar Ludhy Kusuma selaku Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora.

Ia menyarankan untuk pengendara menghindari pengereman keras saat roda mengenai lubang. Mengerem tepat di atas lubang akan membuat suspensi menerima beban mendadak sehingga guncangan yang terjadi juga akan lebih keras dan berisiko merusak pelek maupun sokbreker.

Jika masih tersedia jarak, lakukan deselerasi secara bertahap sebelum melewati lubang, bukan saat roda sudah berada di atasnya. Posisi setang yang lurus juga bisa membantu menjaga keseimbangan dan stabilitas kendaraan saat roda melewati permukaan jalan yang tidak rata.

Pada kondisi tertentu, pengendara dapat sedikit mengangkat posisi tubuh dari jok untuk mengurangi tekanan langsung pada suspensi saat roda menghantam lubang. Tekanan ban yang ideal membantu meredam benturan dan mengurangi potensi kerusakan komponen saat melintasi jalan berlubang.

“Kemampuan membaca kondisi jalan sejak jauh ke depan tetap menjadi langkah terbaik agar pengendara memiliki waktu untuk menghindari potensi bahaya. Namun, apabila kondisi tidak memungkinkan, penerapan teknik yang tepat sangat penting untuk meminimalkan risiko cedera maupun kerusakan kendaraan,” tutupnya. (Irene)

Sumber: kabaroto.com