KamiBijak.com, Hiburan - Film horor thriller berjudul Juminten Edan akan hadir dengan cerita yang tidak hanya berfokus pada adegan menegangkan, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan. Diproduksi oleh Mercusuar Films bersama Digital Frame Production, film ini diketahui mengangkat kisah seorang perempuan penyandang disabilitas yang harus menghadapi kelamnya masa lalu yang kembali datang menghantuinya.
Dari 21cineplex.com, tokoh utama yang bernama bernama Juminten diceritakan sebagai perempuan dengan hambatan bicara dan pendengaran, ia kembali ke kampung halamannya setelah delapan tahun merantau. Tidak sendirian, kali ini Ia pulang bersama suaminya, Manto, serta anak mereka. Kedatangan keluarga kecil ini juga disambut hangat oleh kerabat yang telah lama menantikan kepulangan mereka.
Namun, sayangnya kebahagiaan tersebut tidak berlangsung lama. Juminten mulai menunjukkan sejumlah perubahan sikap yang sulit dipahami. Berbagai kejadian aneh tiba-tiba muncul secara beruntun. Situasi jadi makin mencekam saat ia beberapa kali melakukan tindakan yang membahayakan orang-orang terdekatnya, termasuk suami dan anaknya sendiri.
Kondisi itu menjadi pertanyaan besar di tengah keluarga. Banyak yang menduga trauma dari masa lalu telah memengaruhi kondisi mental Juminten. Ancaman yang awalnya hanya dirasakan oleh keluarganya perlahan semakin meluas hingga mengusik ketenangan warga di pulau tempat ia dibesarkan.
Baca juga:
7 Film Netflix tentang Penyandang Disabilitas yang Penuh Kisah Perjuangan
Dibintangi oleh Meisya Amira, Dimas Aditya, Anne J.Coto, dan Sharon Jovian, Juminten Edan akan dijadwalkan tayang pada 23 Juli 2026.
Melalui perpaduan genre horor, drama keluarga, dan pesan tentang kepedulian terhadap penyandang disabilitas, film ini berpotensi menjadi film yang menawarkan lebih dari sekadar teror. Penonton tidak hanya diajak untuk merasakan ketegangan, tetapi juga memahami lebih dalam tentang makna cinta, pengorbanan, dan penerimaan dalam menghadapi kondisi yang tidak mudah. (Irene)
Sumber: rri.co.id
