Hiburan

Buah Dimakan Langsung atau Jus? Mana yang Lebih Baik?

Buah utuh atau jus saat puasa, mana yang lebih sehat? Ini penjelasan gizinya.

KamiBijak.com, Hiburan - Ketika berbuka puasa, banyak orang memilih buah sebagai hidangan awal karena rasanya segar sekaligus menyehatkan. Namun, muncul pertanyaan yang cukup sering diperdebatkan lebih baik mengonsumsi buah dalam bentuk utuh atau dibuat menjadi jus saat berpuasa?

 

Buah memang dikenal sebagai sumber vitamin, mineral, serat, serta berbagai zat gizi penting bagi tubuh. Selain memberikan energi setelah seharian menahan lapar dan haus, buah juga membantu menjaga keseimbangan nutrisi selama menjalani ibadah puasa. Sebagian orang memilih mengonsumsi buah secara langsung karena dianggap lebih alami dan tidak mengalami banyak proses. Dengan memakan buah utuh, seluruh kandungan serat yang terdapat di dalamnya tetap terjaga sehingga memberi manfaat lebih optimal bagi sistem pencernaan.

 

Serat tersebut berperan penting dalam menjaga kesehatan usus serta membantu tubuh merasa kenyang lebih lama. Hal ini juga dapat membantu mengontrol kadar gula darah karena proses penyerapan gula dari buah berlangsung lebih lambat.

 

Di sisi lain, jus buah juga menjadi pilihan populer saat berbuka puasa. Minuman ini terasa menyegarkan dan lebih mudah dikonsumsi, terutama bagi orang yang tidak terbiasa makan buah secara langsung. Meski demikian, proses pembuatan jus seringkali mengurangi kandungan serat alami dalam buah. Selain itu, banyak orang menambahkan gula atau pemanis lain ke dalam jus, yang justru dapat meningkatkan asupan gula secara berlebihan.

 

Penambahan gula ini dapat memicu lonjakan kadar gula darah dengan cepat setelah berpuasa seharian. Jika dikonsumsi terlalu sering, kebiasaan tersebut berpotensi menimbulkan masalah kesehatan. Karena itu, para ahli gizi umumnya menyarankan untuk lebih sering mengonsumsi buah dalam bentuk utuh. Dengan cara ini, tubuh memperoleh serat dan nutrisi secara lebih lengkap tanpa tambahan gula yang tidak diperlukan.

 

Meski begitu, bukan berarti jus buah sepenuhnya harus dihindari. Jus tetap bisa dikonsumsi selama dibuat dari buah segar tanpa tambahan gula berlebih dan tidak menggantikan konsumsi buah utuh secara keseluruhan.

 

Pada akhirnya, baik buah utuh maupun jus memiliki manfaat masing-masing. Namun, untuk mendapatkan nutrisi yang lebih optimal selama puasa, mengonsumsi buah secara langsung dinilai sebagai pilihan yang lebih sehat. (Athar/Magang)

 

Sumber: CNN Indonesia

Athar Zahran
Menulis artikel, mengedit, dan mendesain cover untuk dibagikan melalui website maupun platform media sosial KamiBijak. Menulis artikel bersifat topik umum, namun kebanyakan hiburan seperti trivia dan berita ringan.