Travel

Hindari Pakai Legging Saat Naik Pesawat, Ini Penjelasan dari Pakar Penerbangan

Pakar penerbangan menyarankan hindari pakai legging saat naik pesawat demi keamanan dan kenyamanan selama perjalanan udara.

Kamibijak.com, Travel - Kebiasaan menggunakan pakaian nyaman seperti legging saat bepergian memang sudah umum, terutama saat perjalanan jauh dengan pesawat. Namun, para ahli kini mulai mengingatkan bahwa hindari pakai legging saat naik pesawat bukan sekadar saran gaya, melainkan berkaitan dengan aspek keamanan dan keselamatan. Meskipun terlihat praktis dan fleksibel, legging ternyata memiliki beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan.

 

Salah satu alasan utama mengapa penumpang disarankan untuk hindari pakai legging saat naik pesawat adalah bahan yang digunakan. Sebagian besar legging dibuat dari material sintetis seperti polyester atau nylon. Bahan ini mudah terbakar dan dapat meleleh ketika terkena panas ekstrem. Dalam kondisi darurat seperti kebakaran atau gesekan panas, material tersebut bisa menempel pada kulit dan memperparah cedera.

(Pinterest)

 

Selain faktor keamanan, alasan lain untuk hindari pakai legging saat naik pesawat berkaitan dengan sirkulasi darah. Duduk dalam waktu lama di pesawat dapat meningkatkan risiko gangguan aliran darah, seperti pembengkakan kaki atau bahkan kondisi serius seperti deep vein thrombosis (DVT). Legging yang terlalu ketat bisa memperburuk kondisi ini karena menekan bagian kaki dan menghambat peredaran darah secara optimal.

 

Pakar penerbangan juga menekankan bahwa memilih pakaian yang tepat sangat penting selama perjalanan udara. Alih-alih legging, penumpang disarankan menggunakan pakaian longgar dan berbahan alami seperti katun. Dengan begitu, tubuh bisa tetap nyaman sekaligus aman selama penerbangan. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan kembali keputusan untuk hindari pakai legging saat naik pesawat, terutama untuk perjalanan jarak jauh.

(Pinterest)

Baca Juga

Rahasia Spot Tidur Nyaman Kru Kabin di Pesawat, Lebih Asyik dari Kursi Penumpang

Selain itu, perubahan suhu di dalam kabin pesawat juga menjadi faktor penting. Suhu kabin bisa berubah cukup drastis, dari dingin hingga hangat. Legging yang tipis mungkin tidak memberikan perlindungan yang cukup terhadap suhu dingin, sehingga tubuh lebih mudah merasa tidak nyaman. Inilah alasan lain mengapa hindari pakai legging saat naik pesawat menjadi saran yang cukup relevan bagi banyak penumpang.

 

Tidak hanya dari sisi kesehatan dan keamanan, kenyamanan jangka panjang juga perlu dipertimbangkan. Duduk berjam-jam dengan pakaian yang terlalu ketat bisa menyebabkan rasa pegal dan tidak leluasa bergerak. Padahal, selama penerbangan, penumpang dianjurkan untuk sesekali berdiri atau berjalan ringan guna menjaga kondisi tubuh tetap fit. Dengan memilih pakaian yang lebih longgar, aktivitas ini bisa dilakukan dengan lebih mudah.

 

Meskipun demikian, bukan berarti legging sepenuhnya tidak boleh digunakan. Jika tetap ingin memakainya, pastikan memilih bahan yang lebih aman dan tidak terlalu ketat. Namun, tetap saja banyak ahli menyarankan untuk hindari pakai legging saat naik pesawat sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai risiko yang mungkin terjadi.

 

Kesimpulannya, keputusan untuk hindari pakai legging saat naik pesawat bukan hanya soal tren atau preferensi pribadi, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kesehatan selama perjalanan. Dengan memilih pakaian yang lebih tepat, penumpang bisa menikmati perjalanan udara dengan lebih aman, nyaman, dan minim risiko. (Sindi/PKL)

 

Sumber: DetikTravel