KamiBijak.com, Hiburan - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Makkah berusaha keras memaksimalkan layanan bagi jemaah haji lansia dan disabilitas. Layanan yang diberikan mencakup perawatan harian, transportasi, konsumsi, hingga pendampingan ketika ibadah di Masjidil Haram.
Perwakilan Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama Jemaah Haji (PKPPJH) dan Layanan Lansia Disabilitas Ridwan Siswanto telah memastikan pelayanan terus ditingkatkan. Ia menyebut jemaah lansia memang menjadi perhatian utama petugas haji tahun ini.
Ridwan mengatakan, PPIH sudah menyediakan bus shalawat ramah kursi roda bagi jemaah berkebutuhan khusus. Sebanyak 52 unit bus telah disebar ke lima sektor pemondokan jemaah di Makkah.
“Bus khusus itu bisa dipesan sektor saat ada jemaah membutuhkan,” kata Ridwan, Rabu, 13 Mei 2026. Bus tersebut membantu mobilitas jemaah lansia menuju Masjidil Haram dengan aman.
PPIH juga menggelar acara senam bersama lansia melalui program visitasi dan edukasi sektor pemondokan. Kegiatan tersebut dilakukan bersama tim pembimbing ibadah untuk menjaga kebugaran jemaah.
Baca juga:
PPIH Siapkan Buggy Car untuk Sambut Jemaah Haji Gelombang II
Dari sisi konsumsi, petugas juga menyesuaikan kebutuhan makanan jemaah lansia selama berada di Makkah. “Ada yang meminta bubur dan jus, nanti kami siapkan,” ujar Ridwan.
Menurutnya, tim tenaga kesehatan memberikan layanan daily care kepada jemaah lansia setiap hari. Petugas juga membantu proses mandi, membersihkan badan, hingga mendampingi kebutuhan buang air jamaah.
Petugas juga ikut membantu jemaah berkursi roda menuju bus shalawat dan area Masjidil Haram. PPIH menyediakan tenaga pendorong kursi roda resmi melalui program kartu kendali pelayanan.
Baca juga:
Demi Keamanan Saat Beribadah, Jemaah Haji Lansia Dilarang Sewa Jasa Pendorong Ilegal
“Kartu kendali dibuat demi keamanan dan kenyamanan jemaah lansia,” kata Ridwan menjelaskan. Program itu dirancang untuk mencegah jemaah menggunakan pendorong kursi roda tidak resmi di Masjidil Haram.
Ridwan mengakui, jumlah petugas saat ini belum sebanding dengan jemaah lansia yang mencapai 48 ribu orang. Meski begitu, setiap petugas tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah. (Irene)
Sumber: rri.co.id
