Hiburan

Viral! Tren Suntik Uban di China Janji Rambut Hitam Lagi, Benarkah Aman?

Tren suntik uban di China diklaim bisa hitamkan rambut, tapi dokter beri peringatan penting.

KamiBijak.com, Hiburan - Munculnya uban di usia muda sering kali membuat seseorang kurang percaya diri, terutama ketika helaian putih itu muncul pelan-pelan namun semakin banyak. Banyak orang memilih mewarnai rambut untuk menutupinya, tetapi di China, muncul tren baru yang lebih ekstrem dan tidak biasa: suntik uban atau gray hair injections. Metode ini diklaim mampu mengembalikan warna rambut menjadi hitam tanpa pewarna kimia.

Dilansir dari Oddity Central, tren ini mendadak viral di media sosial Tiongkok setelah aktris Guo Tong mengunggah pengalamannya di platform Douyin, versi TikTok di China. Dalam videonya, Guo Tong mengungkapkan bahwa ia mulai mencoba terapi suntik uban sejak Juni karena ingin rambutnya kembali gelap seperti sebelum beruban. Meski begitu, setelah satu bulan menjalani prosedur tersebut, ia mengaku belum melihat perubahan signifikan. Dokternya pun menyarankan agar ia melanjutkan terapi antara tiga hingga enam bulan untuk mendapatkan hasil maksimal.

“Suntikan pertama terasa agak menyakitkan. Uban juga tidak muncul dalam semalam, jadi hasilnya tidak bisa cepat. Kata dokter, prosesnya memang butuh waktu beberapa bulan,” ujar Guo Tong.

Menurut laporan Yangtse News, terapi yang dijalani Guo Tong dilakukan di Shanghai Yueyang Hospital. Suntikan tersebut disebut-sebut terinspirasi dari metode pengobatan tradisional Tiongkok. Zat utama yang digunakan adalah adenosylcobalamin, yaitu analog dari vitamin B12. Larutan tersebut disuntikkan secara berkala setiap minggu selama beberapa bulan. Tujuannya adalah merangsang produksi melanin, pigmen yang memberi warna pada rambut agar uban dapat berkurang.

Namun, sejumlah dermatolog memperingatkan masyarakat untuk tidak terlalu mudah percaya dengan klaim ini. Dokter Kong Yulong dari Nanjing Jiangbei Hospital menegaskan bahwa meskipun vitamin B12 memang penting untuk kesehatan saraf dan peredaran darah, belum ada bukti ilmiah kuat yang menunjukkan bahwa penyuntikan vitamin tersebut dapat memulihkan warna rambut yang sudah terlanjur memutih.

“Jika seseorang kekurangan vitamin B12, mungkin ada sedikit pengaruhnya terhadap rambut. Tetapi jika kadar vitamin B12 dalam tubuh normal, suntikan seperti ini hampir tidak memberikan efek apa pun,” jelas Kong.

Meski klaim medisnya belum terbukti, tren tersebut tetap menarik minat publik China. Banyak orang penasaran apakah metode ini bisa menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi uban tanpa perlu berkutat dengan cat rambut setiap bulan. Fenomena ini pun terus dibicarakan di media sosial, baik oleh mereka yang optimistis maupun yang skeptis.

Sampai saat ini, para ahli menyarankan masyarakat untuk berhati-hati dan tidak serta-merta percaya pada prosedur kecantikan yang belum memiliki bukti ilmiah kuat, meski viral sekalipun. Untuk sementara, suntik uban masih lebih banyak menimbulkan rasa penasaran daripada kepastian hasil. (Restu)

 

Sumber : Wolipop