Hiburan

Training of Trainers, Program Unggulan Menpora Sebagai Penggerak Olahraga Disabilitas

Kementerian Pemuda dan Olahraga Kemenpora mulai membuka program Training of Trainers (ToT)

KamiBijak.com, Hiburan - Kementerian Pemuda dan Olahraga Kemenpora mulai membuka program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya. Program unggulan ini dilaksanakan di Indonesia Paralympic Training Center.

Sebanyak 200 orang peserta dari 29 daerah mengikuti program tersebut. Kegiatan ini terbentuk atas kerja sama Kemenpora dengan NPC Indonesia.

Erick Thohir dengan yakin mengatakan program ini menjadi unggulan Kemenpora. “Alhamdulillah hari ini salah satu program unggulan Kemenpora telah dimulai,” ujar Menpora RI, dikutip dari laman Kemenpora RI. Selasa, 12 Mei 2026.

Menurutnya, pembinaan atlet disabilitas memang membutuhkan pelatih yang kompeten. Oleh sebab itu, program TOT dirancang untuk mencetak trainer bersertifikat.

Baca juga:

Kemenpora Gelar ToT Master Disabilitas, Demi Cetak Penggerak Olahraga Inklusif

“Tidak mungkin ada pembangunan atlet tanpa figur pelatih yang kompeten,” kata Erick. “Nah hari ini kami mencoba mensertifikasi.”

Ia menilai dari 200 peserta yang ada masih belum cukup memenuhi kebutuhan nasional. Kemenpora berencana akan menambah 100 peserta lagi pada program berikutnya.

“Kalau bisa setiap tahun akan terus bertambah,” ujar Erick. “Kami berharap program ini terus ada dan berkelanjutan.”

Erick menyebut jumlah atlet disabilitas di Indonesia terus meningkat. Dari 22,9 juta penyandang disabilitas, ada sekitar 11 persen yang gemar berolahraga.

 

Caption: Menpora Erick Thohir. (foto: dok. Kemenpora)

 

“Artinya ada lebih dari dua juta orang aktif berolahraga,” katanya. “Itu membutuhkan banyak pelatih yang harus dipersiapkan.”

Program ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kemenpora punya keinginan untuk menyiapkan lebih banyak pelatih tersertifikasi.

Erick menambahkan, sekitar 500 orang atlet akan mulai memasuki masa pensiun. Besar harapan untuk mereka bisa dipersiapkan menjadi pelatih olahraga disabilitas.

Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun, mengapresiasi terealisasinya program tersebut. “Ini salah satu karya Kemenpora yang luar biasa,” ujarnya.

Menurut Senny, program TOT sangat strategis untuk melakukan pembinaan bagi disabilitas. “Pembinaan bukan hanya soal prestasi, tetapi juga akses dan kesempatan,” katanya. (Irene)

Sumber: rri.co.id