Hiburan

Rakernas NPCI 2026: Fokus Tingkatkan Kemajuan Olahraga Disabilitas di Indonesia

Salah satu yang menjadi fokus utama yaitu mendorong kemajuan olahraga disabilitas di Indonesia

KamiBijak.com, Hiburan - Rapat Kerja Nasional (Rakernas) National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) 2026 yang sempat digelar di Solo pada 27–30 April 2026 berhasil menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis. Salah satu yang menjadi fokus utamanya yaitu mendorong kemajuan olahraga disabilitas di Indonesia melalui hadirnya berbagai program pembinaan.

Untuk meningkatkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional, perlu adanya penguatan pembinaan serta penjaringan atlet muda di seluruh daerah sebagai fondasi penting.

Ketua NPCI NTB, Aziz Faradi, melalui Sekretaris NPCI NTB, Herry Subarjo, turut hadir dalam kegiatan tersebut kembali menegaskan bahwa Rakernas kali ini lebih memberi penekanan kuat pada pentingnya regenerasi atlet.

Menurutnya, setiap daerah tidak hanya bergantung pada atlet yang sudah ada, tetapi harus aktif mencari dan secara telaten membina talenta-talenta baru sejak dini.

Baca juga:

NPC Indonesia Gelar Rakernas, Fokus Bahas Peran Daerah dan Prestasi Menuju Nagoya

 

"Dalam sambutan Ketua Umum NPC Indonesia, Bapak Senny Marbun, menyampaikan bahwa pembinaan serta penjaringan atlet muda sangat penting dilakukan pengurus daerah, sebelum kemudian digembleng lebih khusus lagi di program nasional. Namun, program pengurus daerah juga wajib mendapatkan dukungan dari setiap pemerintah daerahnya," ujar Herry menyampaikan sambutan ketua NPC Indonesia, Rabu 6 Mei 2026.

Selain fokus pada pembinaan, Rakernas tersebut juga menghasilkan rekomendasi penting terkait penunjukan tuan rumah untuk penyelenggaraan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2028. Dalam forum tersebut, Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama Nusa Tenggara Timur (NTT) diusulkan sebagai calon tuan rumah bersama.

Penunjukkan itu kemudian disambut positif oleh NPCI NTB, yang melihat hal tersebut sebagai peluang besar demi kemajuan olahraga disabilitas khususnya di NTB. Namun meskipun demikian, pihaknya tetap didorong untuk terus melakukan koordinasi dengan pemerintah mengenai pentingnya penyediaan infrastruktur olahraga yang lebih inklusif.

Suasana Rakernas NPC Indonesia. (foto: Dok. NPCI)

“Perwakilan dari Kemenpora juga turut mengusulkan agar pada Rakernas itu yang perlu dibahas adalah persiapan menuju Pekan Paralimpiade Nasional atau Peparnas tahun 2028 yang sedianya digelar di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur,” katanya.

Dengan hasil Rakernas tersebut, NPCI NTB optimis bahwa langkah-langkah strategis yang telah dirumuskan akan berpotensi memperkuat ekosistem olahraga disabilitas di daerah, sekaligus dapat membuka peluang besar bagi NTB untuk tampil sebagai tuan rumah ajang nasional bergengsi pada 2028. (Irene)

Sumber: rri.co.id