KamiBijak.com, Travel - Saat liburan atau staycation, banyak traveler enggan menyampaikan permintaan khusus ke resepsionis. Padahal, memberi catatan saat memesan kamar bisa membuat pengalaman menginap lebih nyaman, aman, dan inklusif untuk semua tamu.
Komunikasi sebelum check-in sangat penting, terutama bagi tamu lanjut usia, keluarga dengan balita, atau penyandang disabilitas. Hendry Wu, Operation Manager Bobocabin Bunaken Hills, menekankan pentingnya memberitahu pihak hotel mengenai kebutuhan khusus agar staf dapat menyiapkan kamar dan layanan yang sesuai.
Misalnya, tamu yang membawa orang tua atau anggota keluarga berkebutuhan khusus akan lebih mudah menikmati fasilitas hotel jika preferensi mereka disampaikan sebelumnya.
“Beberapa kamar hanya bisa diakses melalui tangga karena lift privat tidak tersedia. Tanpa informasi di booking, staf front desk mungkin tidak menyadari kebutuhan tamu sehingga mereka tidak ditempatkan di kamar yang tepat,” jelas Hendry dalam media trip bareng tiket.com di Manado.
Selain itu, hotel sering memiliki fasilitas khusus yang tersembunyi atau jarang diketahui tamu, seperti kamar dengan pegangan toilet untuk difabel, kamar tanpa ambang pintu, atau kamar yang dekat lift. Jika tamu tidak menyampaikan preferensi sejak awal, fasilitas ini bisa terlewat dan pengalaman menginap kurang maksimal.
Dengan menyampaikan kebutuhan khusus sejak pemesanan, hotel bisa menyiapkan layanan yang diperlukan, mulai dari kamar yang tepat hingga bantuan tambahan saat check-in. Hal ini membuat mobilitas selama menginap lebih lancar dan aman.
Hendry menambahkan, langkah sederhana ini tidak hanya memudahkan tamu, tetapi juga membantu staf hotel memberikan pelayanan terbaik.
“Memberitahu sejak awal berarti hotel bisa mengatur segala sesuatunya agar pengalaman menginap benar-benar nyaman dan inklusif bagi semua tamu,” tuturnya.
Intinya, satu pesan singkat atau catatan saat booking bisa membuat perbedaan besar dalam kenyamanan liburan. Jadi, jangan ragu memberi tahu hotel tentang kebutuhan khusus keluarga atau diri sendiri. Dengan begitu, liburan bisa berjalan mulus, tanpa hambatan, dan menyenangkan bagi semua anggota keluarga. (Restu)
Sumber : Kumparan
