KamiBijak.com, Hiburan - Radio dinilai masih sangat relevan hingga saat ini, khususnya bagi penyandang disabilitas netra. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh salah satu pendengar setia RRI, Ibu Muningah, yang memiliki keterbatasan penglihatan.
Ibu Muningah mengaku, radio menjadi media utamanya dalam mengakses informasi dan siraman rohani setiap hari. Melalui salah satu program yaitu “Mutiara Pagi” di RRI, ia dapat mengikuti berbagai materi keagamaan dengan mudah tanpa terganggu hambatan visual.
Menurutnya, kehadiran radio justru memudahkan penyandang disabilitas netra, karena hanya mengandalkan pendengaran. Ia bahkan menyebut, bahwa saat ini dirinya lebih fokus menyimak siaran dibandingkan sebelumnya.
“Saya sekarang fokus sekali mendengarkan, dari pagi sampai sore stay tune di RRI,” ujarnya.
Baca juga:
Harapan Mato Bugis: Al-Qur’an Braille untuk Disabilitas Netra dan Masa Depan yang Lebih Setara
Ia juga menambahkan, materi yang disampaikan oleh para narasumber tidak hanya mudah dipahami, tetapi juga sangat membantu dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Berbagai jenis topik yang dibahas dinilai relevan dan memberikan ketenangan batin.
Tak hanya dinikmati untuk diri sendiri, Ibu Muningah juga membagikan kembali ilmu yang diperoleh kepada jamaah di lingkungannya. Hal ini menjadi bukti bahwa radio tidak hanya menjadi media informasi, tetapi juga sarana dakwah yang berdampak luas.
Ia turut menilai keberagaman narasumber yang dilibatkan dalam program tersebut mampu menghadirkan perspektif yang saling melengkapi, sekaligus dapat menumbuhkan sikap toleransi di tengah perbedaan.
Ilustrasi radio. (foto: Canva)
Meski saat ini perkembangan teknologi semakin pesat, Ibu Muningah tetap memilih radio sebagai media utama. Baginya, radio merupakan sarana informasi yang lebih sederhana, mudah diakses, dan tidak memerlukan perangkat yang rumit.
Ibu Muningah berharap, program siaran dengan topik keagamaan di radio terus dipertahankan dan dikembangkan. Menurutnya, radio masih memiliki peran penting sebagai media yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. (Irene)
Sumber: rri.co.id
