Berita

Puisi Siswi Disabilitas Netra Bikin Gubernur Jateng Menangis: “Aku Rindu Wajah Ayah Ibuku”

Najwa, siswi disabilitas netra SLBN Wonogiri, buat Gubernur Jateng terharu lewat puisi menyentuh hati.

KamiBijak.com, Berita - Kunjungan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, ke Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Wonogiri berubah menjadi momen penuh haru. Tangis sang gubernur pecah ketika seorang siswi bernama Najwa Aulia Ayu Solehah membacakan puisi karyanya sendiri yang berjudul “Rindu Cahaya.”

Najwa, siswi kelas 11 penyandang disabilitas netra, maju ke depan dengan dipapah oleh gurunya. Dengan suara lembut namun penuh makna, ia memperkenalkan diri sebelum mulai membaca puisi yang ia tulis dari lubuk hati terdalam.

“Perkenalkan nama saya Najwa Aulia Ayu Solehah. Saya akan membacakan puisi berjudul Rindu Cahaya,” ucapnya pelan.

Puisi tersebut bercerita tentang kerinduan Najwa kepada orang tuanya, terutama sang ayah. Diksi sederhana namun sarat emosi membuat suasana seketika hening. Saat Najwa melantunkan bait tentang rindu dan perjuangan seorang ayah, air mata Ahmad Luthfi menetes tanpa bisa ditahan.

Berikut salah satu bagian puisinya yang paling menyentuh:

“Sudah bertambah kah keriputmu
Ayah, masihkah kau nampak gagah
Bahumu yang kekar di setiap langkah
Pejuang nafkah tak kenal lelah
Oh cahaya, sudikah engkau menghampiriku sebentar saja
Kupinjam sinarmu, aku rindu wajah ayah ibuku...”

Najwa diketahui kehilangan penglihatannya sejak kelas 8 akibat tumor otak. Sejak saat itu, dunia puisinya menjadi tempat pelarian sekaligus caranya menyalurkan perasaan.

Usai membacakan puisi, Gubernur Luthfi menghampiri Najwa dan langsung memeluknya hangat. Ia bahkan sempat berdialog dengan Najwa mengenai cita-citanya.

“Saya mau kuliah di UNS, nanti jadi guru di sini,” ujar Najwa lirih.

(Foto : Dok.infojateng.id)

 

Mendengar hal itu, Ahmad Luthfi dengan tegas menyatakan akan membantu mewujudkan impian Najwa. Ia juga mengarahkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah untuk memberikan dukungan penuh agar Najwa bisa melanjutkan kuliah.

“Pintar sekali. Adik harus kuliah,” ujar Luthfi terharu.

Najwa sendiri mengaku bahagia bisa bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Tengah. Ia menjelaskan bahwa puisi “Rindu Cahaya” ia tulis sebagai ungkapan rindu untuk kedua orang tuanya.

“Dulu saya bisa melihat, tapi sekarang hanya bisa mendengar suara dan napas mereka,” tuturnya pelan.

Selain berprestasi di bidang sastra, Najwa juga menjadi perwakilan Jawa Tengah dalam lomba baca tulis puisi di ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).

Sekadar informasi, SLBN Wonogiri memiliki 156 siswa dari jenjang SDLB hingga SMALB. Sekolah ini juga menawarkan berbagai pelatihan vokasional seperti tata boga, tata busana, otomotif, komputer, hingga pertukangan.

Momen haru antara Najwa dan Gubernur Luthfi pun menjadi simbol semangat bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk bermimpi dan menginspirasi. (Restu)

Sumber: Detik