KabarBijak

Progres Capai 79 Persen, Menhub Pastikan Proyek LRT Selesai Tepat Waktu

Menhub Budi Karya Sumadi ikuti uji coba LRT Jabodebek sekaligus memantau perkembangan dan pastikan proyek selesai tepat waktu.

Kamibijak.com, Infosiana – Menhub Budi Karya Sumadi mengikuti uji coba sistem persinyalan kereta ringan atau LRT (Light Rapid Transit) pada Minggu (15/11) lalu. Beliau mencoba kereta jurusan TMII-Harjamukti, Cibubur dengan rute pulang-pergi. Melalui uji coba ini, beliau ingin memastikan bahwa perkembangan proyek berjalan sesuai rencana sehingga proyek dipastikan dapat selesai tepat waktu, yakni pada pertengahan 2022.

Menhub menyatakan bahwa proyek LRT ini membanggakan, sepenuhnya karya anak bangsa. Untuk konstruksi jalur rel, dikerjakan oleh PT. Adhi Karya dan meraih penghargaan MURI. Lalu PT LEN membuat sistem berteknologi canggih, dan PT. INKA membangun keretanya. Semua dikerjakan oleh anak bangsa, dan tentunya membutuhkan kerjasama yang baik agar hasil akhirnya pun baik. 

Selain itu, menjalankan proyek agar selesai tepat waktu di masa pandemi seperti ini juga menjadi tantangan tersendiri. Protokol kesehatan harus selalu dilaksanakan.

LRT ini adalah sistem transportasi masal yang menurut Presiden Jokowi wajib adanya, apalagi di kota besar seperti Jakarta dan sekitarnya. Menurut Jokowi, rakyat berhak mendapatkan layanan transportasi massal yang baik dan bermutu tinggi. 

Per 6 November lalu, pembangunan LRT tahap 1 telah mencapai 79 persen. Dengan kehadiran LRT ini, diharapkan waktu tempuh dari Cibubur menuju Dukuh Atas ataupun sebaliknya dapat dipersingkat. Dengan menggunakan LRT, waktu tempuh yang dibutuhkan untuk menempuh jarak 26km adalah selama 39 menit. 

Sedangkan apabila ditempuh dengan kendaraan pribadi, dibutuhkan waktu sekitar dua sampai tiga jam untuk menempuh rute yang sama. Dengan adanya LRT, diharapkan masyarakat dapat menggunakan transportasi umum massal sehingga dapat mengurangi kemacetan dan lebih ramah lingkungan.

LRT sendiri dibangun dengan berbagai teknologi canggih. Relnya menggunakan girder U-shape yang diadaptasi dari sistem Systra, Perancis, yang ramping guna menyesuaikan ketersediaan ruang di Jakarta. Lalu konstruksinya menggunakan sistem Lead Core Rubber Bearing (LRB) yang membuat konstruksi jalur tahan gempa. Lalu ada teknologi Clamping Device yang digunakan untuk menjaga posisi lateral rel namun tetap membebaskan gerakan longitudinal yang terjadi. 

Sistem persinyalan yang digunakan adalah sistem moving block, sistem terbaru yang baru pertana kali digunakan di LRT Indonesia. Pengemudiannya menggunakan sistem driverless, serta sistem otomatis untuk menjalankan dan menghentikan kereta. Sedangkan stasiunnya didesain futuristik menggunakan bahan bangunan berkonsep ramah lingkungan, serta aman dan higienis bagi manusia. Saat ini, sebanyak 31 unit kereta telah dikirimkan PT. INKA untuk dilakukan uji coba.

Proyek pembangunan LRT ini merupakan proyek strategis nasional yang dijalankan PT. Adhi Karya. Pembangunan LRT ini terbagi menjadi dua tahap, yaitu Lintas Cawang-Cibubur, Lintas Cawang-Kuningan-Dukuh Atas, serta Lintas Cawang-Bekasi Timur untuk tahap satu. Lalu pada tahap kedua akan dibuka jurusan Lintas Dukuh Atas-Senayan, Lintas Cibubur-Bogor, dan Lintas Palmerah-Grogol. (JN/MG)

Sumber: https://merahputih.com/post/read/menhub-budi-sebut-progres-lrt-jabodebek-capai-79-persen 
#KabarBijak
#KamiBijakChannel
#GenggamDuniaTanpaSuara

Jangan lupa subscribe, tinggal komentar, dan share.
KamiBijakID Channel: http://bit.ly/KamiBijakIDChannel 

Follow kami juga di sini: 
Website: http://bit.ly/KamiBijakcom 
Instagram: http://bit.ly/KamiBijakIDInstagram 
Facebook: http://bit.ly/KamiBijakIDFacebook 

Terima kasih sudah menonton, Like, Follow, dan subscribe Anda sangat berarti bagi kami untuk menambah semangat membuat konten yang lebih bermanfaat.

==============
TAG(S): proyek lrt,proyek lrt jakarta,proyek lrt kemenhub,progres pembangunan lrt,light rail transit,lrt jakarta,target pembangunan lrt jakarta,pt inka,pt len,kemenhub,menhub,budi karya sumadi,kamibijak,kami bijak


 

Aryani Bunawan