KamiBijak.com, Hiburan - Radio Republik Indonesia (RRI) Makassar baru saja menggelar kegiatan Dengar Bareng (Debar) siaran pertandingan Piala Dunia 2026. Acara yang berlangsung di area Galeri Seni Koesbani RRI Makassar ini dihadiri oleh para pengurus dan anggota Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Sulawesi Selatan, Selasa 7 Juli 2026.
Suasana ruangan begitu hangat, sangat ramah, dan tentunya inklusif bagi seluruh peserta yang hadir di lokasi. Setiap penyandang disabilitas juga terlihat antusias ketika mendengarkan jalannya pertandingan sepak bola dari tim Meksiko Vs Inggris melalui siaran radio yang dipandu oleh komentator handal RRI.
Kepala Stasiun RRI Makassar, Anom Andadari secara tulus menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan partisipasi dari para undangan yang meluangkan waktunya untuk menghadiri acara tersebut.
Saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada pengurus Pertuni Sulawesi Selatan atas kerja samanya dalam rangka mendengarkan bareng sepak bola hari ini,
ujarnya saat menyampaikan sambutan.
Anom secara aktif mengajak seluruh jajaran internal stasiun radio untuk bersinergi dalam menyukseskan program siaran olahraga global ini. "Mari kita berkolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan ini agar semuanya dapat berjalan dengan baik dan lancar," tambah Anom.
Baca juga:
Lewat Radio, Euforia Piala Dunia 2026 Menjangkau Penyandang Disabilitas
Ia berharap setiap siaran yang mengudara dapat dinikmati dengan maksimal oleh para pendengar setianya.
Kami berharap informasi, edukasi, maupun hiburan yang kami sampaikan melalui radio ini dapat dinikmati oleh Bapak dan Ibu sekalian,
tutur Kepala Stasiun RRI Makassar tersebut.
RRI selaku penyelenggara juga menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk menyajikan program siaran yang berkualitas, informatif, dan sanggup menghibur masyarakat luas. Anom menjelaskan bahwa media radio harus mampu memenuhi kebutuhan informasi serta hiburan bagi seluruh kalangan, termasuk penyandang disabilitas.
Di akhir acara, penyelenggara membagikan sejumlah bingkisan dan hadiah kecil sebagai sebuah bentuk apresiasi kepada para peserta yang hadir. Kegiatan ini kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan seruan yel-yel penuh semangat dari seluruh panitia serta anggota Pertuni Sulawesi Selatan yang hadir.
(Irene)
Sumber: rri.co.id
