KamiBijak.com, Berita - Mungkin ada beberapa dari kita yang sering bertanya, kenapa gerbong wanita ada di paling depan dan belakang rangkaian KRL? Ini jawaban Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin.
Dia menegaskan terkait aspek keselamatan penumpang kereta api, termasuk Commuter Line, tidak dibedakan berdasarkan gender. Selama ini, KAI telah menerapkan standar keselamatan yang sama bagi seluruh penumpang, baik penumpang laki-laki maupun perempuan.
"Mengenai gerbong perempuan seperti yang saya sampaikan tadi, kami tidak membedakan tingkat keselamatan antara perempuan dan laki-laki," tegas Bobby di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Ia menjelaskan, keberadaan gerbong khusus perempuan tidak ada hubungannya dengan perbedaan tingkat keselamatan, melainkan sebagai upaya untuk memberikan perlindungan lebih dari potensi pelecehan (harassment), sekaligus meningkatkan kenyamanan dan kemudahan akses.
Baca juga:
Utamakan Kenyamanan dan Keamanan Penumpang, KAI Perkuat Fasilitas Ramah Perempuan
"Selama ini kami mengutamakan perempuan dari sisi kenyamanan, kemudahan akses, dan tentunya keamanan di dalam kereta," imbuh Bobby.
Lebih lanjut, Bobby menjelaskan penempatan gerbong perempuan di bagian ujung rangkaian juga bertujuan mempermudah akses serta memberikan perlindungan tambahan bagi penumpang perempuan. Posisi tersebut dinilai paling ideal dan lebih dekat dengan petugas keamanan.
"Selain itu, penempatan gerbong di bagian ujung bertujuan memberikan keamanan lebih karena lokasinya lebih dekat dengan petugas," tandasnya. (Irene)
Sumber: women.okezone.com
