Berita

Hari Disabilitas: PNM Rilis Fitur 'Disability Friendly', Buka Peluang Vokasi untuk 465 Peserta

Ciptakan akses setara, PNM rilis fitur digital dan program Mandani Vokasi untuk penyandang disabilitas.

KamiBijak.com, Berita - Dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mengambil langkah maju yang signifikan dengan meluncurkan fitur disability friendly pada website resminya, pnm.co.id. Langkah ini menegaskan komitmen perusahaan untuk menjamin setiap orang, tanpa terkecuali, dapat mengakses informasi secara mudah dan nyaman.

 

Fitur aksesibilitas baru ini sangat komprehensif, menyediakan berbagai preferensi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Opsi yang tersedia mencakup dukungan untuk kebutuhan visual, kognitif, motorik, dan pembelajaran. Secara rinci, fitur ini menawarkan opsi pembaca layar, mode baca, topeng baca, pengaturan kontras, pembesaran teks, pengaturan saturasi, hingga penyesuaian ukuran huruf, spasi, dan konten. Pengguna dapat menyesuaikannya, mulai dari dukungan bagi tunanetra, disleksia, gangguan motorik, hingga mereka yang membutuhkan tampilan kontras tinggi atau navigasi sederhana. PNM berupaya menciptakan pengalaman digital yang ramah dan memungkinkan setiap pengunjung situs mengakses informasi secara setara.

Komitmen Nyata Melalui Pelatihan Vokasi

Komitmen inklusivitas PNM tidak hanya terbatas pada ranah digital, tetapi juga diwujudkan melalui serangkaian program pelatihan intensif. Sepanjang tahun, PNM secara berkelanjutan menjalankan pelatihan di berbagai kota seperti Semarang, Makassar, Denpasar, dan Balikpapan. Rangkaian program ini bertujuan memberikan ruang bagi ratusan penyandang disabilitas untuk belajar, mengasah potensi, dan mengembangkan kemampuan yang mereka miliki.

Pelatihan vokasi yang diselenggarakan sangat beragam dan relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Ini termasuk program dari Madani Vokasi Akademi, seperti pelatihan barista yang membuka peluang kerja di coffee shop, pelatihan membuat kue, hingga Program Bahasa Inggris yang bekerja sama dengan aplikasi BAHASO. Program-program ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai institusi seperti YPAC dan SLBN 01 Jakarta, dan terbukti menjadi jembatan penting yang membuka pandangan mereka menuju masa depan yang lebih cerah.

Hingga Desember 2025, data mencatat bahwa sebanyak 465 penyandang disabilitas telah merasakan manfaat langsung dari program PNM. Pendekatan pembelajaran yang diterapkan sangat inklusif, hangat, dan disesuaikan secara personal dengan kebutuhan unik setiap peserta.

Pengalaman positif ini diungkapkan salah satu peserta pelatihan barista dari Bekasi. Ia menuturkan perasaannya yang berubah drastis dari sebelumnya sering merasa tidak percaya diri, menjadi merasa didengarkan, diajari dengan sabar, dan dihargai. Saat ini, ia tidak hanya mahir membuat kopi, tetapi juga sedang menjalani masa magang di sebuah coffee shop.

Kepedulian yang Lahir dari Hati

Sekretaris Perusahaan PT PNM, Lalu Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa inisiatif PNM ini melampaui sekadar kewajiban Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau PNM Peduli. Ia menekankan bahwa ini adalah kepedulian yang lahir dari hati perusahaan.

Dodot menyampaikan keyakinan PNM, "Setiap manusia membawa potensinya masing-masing. Tugas kami adalah memastikan pintu itu terbuka dan jalannya terang. Itulah yang PNM yakini, untuk selalu tumbuh bersama dan memberikan kepedulian agar menjadi inspirasi bagi yang lainnya." Melalui langkah nyata ini, PNM tidak hanya memberdayakan individu, tetapi juga berharap menjadi sumber inspirasi bagi institusi lain dalam membangun masyarakat yang benar-benar inklusif. (Keisha/MG)

Sumber : Detik Finance