KamiBijak.com, Berita - Sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional wilayah Tangerang mengalami kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir. Lonjakan tersebut diduga dipicu oleh dampak kemarau ekstrem yang menyebabkan sejumlah lahan pertanian mengalami kekeringan sehingga memengaruhi pasokan bahan pangan.
Berdasarkan pantauan RRI, kenaikan harga paling menonjol terjadi pada komoditas cabai merah dan kelompok protein hewani. Sementara itu, harga bawang justru menunjukkan tren penurunan dibandingkan beberapa waktu sebelumnya.
Salah seorang pedagang beras di Pasar Anyar Kota Tangerang, Agus, mengatakan harga beras kualitas bawah II mengalami kenaikan sekitar 0,34 persen menjadi Rp14.600 per kilogram. Menurutnya, harga beras yang sebelumnya berkisar Rp11 ribu hingga Rp12 ribu per kilogram kini telah mengalami peningkatan cukup signifikan.
Baca juga:
Strategi Pemkab Tangerang Antisipasi Lonjakan Harga Pangan dan Tekan Inflasi
"Biasanya Rp11-12 ribu per kilogram, kini menjadi Rp14.600 per kilogramnya," ujarnya, Kamis, 30 Juli 2026.
Cabai Merah (Foto: Canva)
Sementara itu, pedagang sayuran di Pasar Laris Kota Tangerang, Edi, mengungkapkan harga cabai melonjak dari kisaran Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram menjadi Rp80 ribu per kilogram. Selain cabai, berbagai jenis sayuran juga mengalami kenaikan harga sekitar Rp5 ribu hingga Rp10 ribu per kilogram.
Semua jenis sayuran saat ini harganya melonjak. Diduga dampak kemarau dan lahan pertanian kekeringan,
kata dia.
Edi juga menyebut harga minyak goreng kemasan bermerek I mengalami kenaikan sekitar 0,21 persen menjadi Rp24.350 per liter. Sementara itu, harga minyak goreng kemasan bermerek II masih bertahan di angka Rp23.450 per liter.
Di sisi lain, salah seorang pembeli di Pasar Anyar Kota Tangerang, Nuryani, mengatakan kenaikan harga juga terjadi pada kelompok protein hewani. Harga daging sapi kualitas I naik 0,07 persen menjadi Rp151.050 per kilogram, sedangkan daging ayam ras segar meningkat 1,92 persen menjadi Rp39.850 per kilogram.
"Harga telur ayam ras segar naik tipis 0,17 persen menjadi Rp29.650 per kilogram. Kenaikan terutama terjadi pada kelompok cabai merah dan protein hewani," ucapnya.
Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok tersebut diharapkan dapat segera terkendali seiring membaiknya kondisi cuaca dan pasokan dari sentra produksi. Stabilitas distribusi pangan dinilai menjadi faktor penting agar ketersediaan komoditas tetap terjaga serta daya beli masyarakat tidak semakin tertekan.(Athar)
Sumber: RRI
