Hiburan

Gummy Bear Mom Viral di TikTok, Pola Asuh Santai yang Bikin Anak Sehat Mental

Gummy Bear Mom ajarkan anak makan seimbang tanpa larangan ekstrem. Ini bedanya dengan Almond Mom.

KamiBijak.com, Hiburan - Dunia parenting terus berkembang dan melahirkan istilah-istilah baru yang menarik perhatian. Salah satu yang belakangan ramai dibicarakan adalah fenomena “Gummy Bear Mom”. Konsep ini menggambarkan orang tua atau pengasuh yang memilih pendekatan santai namun tetap seimbang dalam mengatur pola makan anak.

Alih-alih melarang total makanan manis atau camilan tertentu, Gummy Bear Mom justru menekankan moderasi. Anak tetap boleh menikmati permen atau makanan favoritnya, tetapi dalam porsi wajar dan konteks yang tepat. Tujuannya bukan memanjakan, melainkan membantu anak membangun hubungan yang sehat dengan makanan sejak dini.

Meski namanya mengandung kata “mom”, gaya asuh ini tidak terbatas pada ibu saja. Siapa pun—ayah, kakek-nenek, atau pengasuh—bisa menerapkan prinsip ini. Istilah “gummy bear” sendiri dipilih karena mewakili camilan manis yang akrab dengan masa kecil banyak orang.

Popularitas Gummy Bear Mom melonjak berkat media sosial, terutama TikTok, melalui kreator seperti Jersey Justyna. Banyak orang tua merasa pendekatan ini lebih realistis dan manusiawi dibanding pola asuh yang terlalu kaku soal nutrisi.

Inti dari Gummy Bear Mom adalah memilih keseimbangan dibanding kesempurnaan. Orang tua tetap peduli gizi, sayur, dan makanan rumahan, namun tidak menjadikan makanan sebagai sumber rasa bersalah. Anak diajak mengenal berbagai jenis makanan tanpa cap “baik” atau “buruk”.

Pendekatan ini juga meluas ke gaya pengasuhan secara umum. Aturan yang terlalu ketat dilepas, digantikan dengan fleksibilitas, empati, serta koneksi emosional yang hangat. Anak didorong untuk mendengarkan tubuhnya sendiri, tahu kapan lapar dan kapan kenyang.

 

Gummy Bear Mom vs Almond Mom

Gummy Bear Mom sering dianggap kebalikan dari konsep “Almond Mom” yang juga viral. Almond Mom dikenal sangat ketat soal makanan, fokus pada makan bersih, pembatasan kalori, dan kontrol berlebih. Sayangnya, pendekatan ini berisiko menimbulkan tekanan, kecemasan, bahkan masalah citra tubuh pada anak.

Sebaliknya, Gummy Bear Mom mengajarkan bahwa semua makanan punya tempatnya. Bukan berarti anak bebas makan permen seharian, tetapi mereka belajar menikmati makanan tanpa takut atau rasa bersalah.

Perbandingan Gummy Bear Mom dan Almond Mom. (Foto : Dok. The Bump)

 

Contoh Penerapan Sehari-hari

Gaya asuh ini bisa diterapkan dengan cara sederhana, seperti mengajak anak makan es krim setelah makan bergizi, menyimpan camilan manis di rumah tanpa drama, mengemas bekal dengan kombinasi buah dan snack kecil, hingga memesan pizza di akhir pekan tanpa rasa bersalah.

Pada akhirnya, Gummy Bear Mom bertujuan menciptakan suasana di mana makanan menjadi sumber energi dan kebahagiaan, bukan larangan atau konflik. (Restu)

Sumber : Fimela