Hiburan

Dorong Produktivitas, UMKM Disabilitas di Gebang Terima Bantuan Usaha

Pemerintah Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, telah menyalurkan bantuan dana stimulan kepada umkm disabilitas.

KamiBijak.com, Hiburan - Pemerintah Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, telah menyalurkan bantuan dana stimulan kepada lima kelompok UMKM penyandang disabilitas. Bantuan tersebut bersumber dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Satpol PP Damkar Kabupaten Purworejo.

Penyaluran bantuan dana stimulan dilakukan saat pertemuan rutin organisasi penyandang disabilitas “Sarwojoyo” di Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, pada Senin, 25 Mei 2026. Camat Gebang, Endah Hanna Rosanti menjelaskan bahwa program ini merupakan sebuah bentuk pemberdayaan agar setiap penyandang disabilitas dapat tetap produktif sesuai dengan potensi masing-masing.

Di Gebang ada organisasi disabilitas bernama Sarwojoyo. Mereka rutin mengadakan pertemuan setiap bulan. Kebetulan Satpol PP Damkar memiliki program penyaluran ZIS dari zakat yang dihimpun jajaran mereka, dan alhamdulillah ada perhatian untuk teman-teman disabilitas di Kecamatan Gebang,

kata Endah saat dikonfirmasi pada Selasa, 26 Mei 2026.

 

Kelima kelompok UMKM yang menjadi penerima penerima bantuan masing-masing bergerak di bidang budidaya lele, peternakan unggas, dan budidaya jamur. Dana stimulan tersebut selanjutnya akan digunakan untuk pengembangan usaha kelompok.

Baca juga:

Dukung Disabilitas Prioritas, Pemkab Bulungan Resmi Luncurkan Program BIRD untuk UMKM

Endah juga menambahkan, pemerintah kecamatan terbilang berperan sebagai fasilitator dengan membuka akses dan peluang kerja sama. "Kolaborasi ini mendapat dukungan dari Kepala Satpol PP Damkar Purworejo, Siswantoro, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Camat Gebang," ucapnya.

 

Kegiatan tersebut juga melibatkan Puskesmas dan lembaga Yakkum. Puskesmas turut memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi penyandang disabilitas yang hadir.

 

Selain itu, pemerintah kecamatan juga bergerak dalam menyosialisasikan tentang pentingnya tertib administrasi kependudukan. Masih ada sejumlah warga disabilitas yang belum memiliki KTP, sehingga kecamatan nantinya akan berkoordinasi dengan desa dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk layanan jemput bola.

Baca juga:

EQUAL Summit 2026 Dorong AI Inklusif untuk Disabilitas, UMKM, dan Generasi Digital Indonesia

 

Hal ini berkaitan dengan program pemeriksaan kesehatan gratis dari Bupati dan Wakil Bupati yang syaratnya cukup membawa KTP dan KK. Kami ingin teman-teman disabilitas juga bisa mendapatkan hak layanan kesehatan tersebut,

kata Endah.

 

Kecamatan Gebang menyatakan akan terus berkomitmen untuk ikut melibatkan penyandang disabilitas dalam kegiatan daerah seperti expo produk unggulan, yang diyakini mampu meningkatkan kepercayaan diri dan akses pasar mereka. (Irene)

Sumber: rri.co.id

Athar Zahran
Menulis artikel, mengedit, dan mendesain cover untuk dibagikan melalui website maupun platform media sosial KamiBijak. Menulis artikel bersifat topik umum, namun kebanyakan hiburan seperti trivia dan berita ringan.