Kamibijak.com, Berita - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini semakin dekat dengan kehidupan masyarakat. AI tidak lagi sekadar teknologi masa depan, tetapi sudah digunakan dalam pendidikan, pekerjaan, layanan publik, hingga aktivitas sehari-hari. Di tengah perkembangan tersebut, akses yang inklusif menjadi tantangan penting agar semua kelompok masyarakat bisa ikut merasakan manfaatnya, termasuk penyandang disabilitas.
Melalui program EQUAL, Microsoft Indonesia bersama Alunjiva Indonesia berupaya membangun ekosistem AI yang lebih inklusif, aksesibel, dan berkelanjutan. Program ini merupakan bagian dari inisiatif elevAIte Indonesia yang diluncurkan Microsoft bersama Kementerian Komunikasi dan Digital RI untuk membekali satu juta talenta Indonesia dengan keterampilan AI.
Sejak batch pertama hingga April 2026, program EQUAL telah menjangkau lebih dari 112 ribu peserta di berbagai wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 66.574 peserta merupakan penyandang disabilitas, sementara sisanya berasal dari kalangan perempuan dan pemuda.
Program ini tidak hanya menghadirkan pelatihan teknologi AI, tetapi juga membangun ruang belajar berbasis komunitas. Materi pembelajaran dibuat lebih aksesibel dengan melibatkan fasilitator penyandang disabilitas dan local champion di berbagai daerah.
