KamiBijak.com, Berita - Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung tengah menyiapkan program pelatihan kerja bagi penyandang disabilitas sebagai salah satu upaya meningkatkan kompetensi dan peluang kerja kelompok tersebut. Program ini masuk menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses ketenagakerjaan yang inklusif.
Pelatihan tersebut juga akan menyasar masyarakat yang masuk dalam kategori kelompok rentan. Pemerintah daerah menilai bahwa peningkatan keterampilan menjadi langkah penting sebelum akhirnya memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Agus Nompitu juga mengatakan bahwa penguatan kompetensi menjadi fokus utama sebelum peserta disalurkan ke dunia kerja. Pelatihan ini akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing peserta.
“Untuk penyerapan tenaga kerja, khususnya pada saudara-saudara kita yang difabel, kita akan perkuat dulu kompetensinya,” ujar Agus, Senin 15 Juni 2026. (blockquote)
Penguatan Kompetensi Jadi Kunci Perluas Peluang Kerja Disabilitas
Ia menjelaskan lebih lanjut terkait program tersebut juga telah dibahas bersama Pemerintah Provinsi Lampung sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Pelatihan tersebut akan dilaksanakan di beberapa titik yang telah disiapkan oleh Disnaker Lampung.
Baca Juga :
Dunia Kerja Ramah Disabilitas Kian Terbuka, Dari Kantor hingga Industri Kreatif
Menurutnya, penyandang disabilitas tetap memiliki peluang yang sama untuk berpartisipasi dalam dunia kerja apabila didukung dengan keterampilan yang memadai. Karena itu, peningkatan kompetensi menjadi salah satu langkah awal yang perlu dilakukan.
Selain penyandang disabilitas, program pelatihan ini juga akan menyasar pekerja dari kelompok masyarakat rentan. Langkah tersebut nantinya diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan kerja dan memperluas kesempatan mereka dalam memperoleh pekerjaan.
Agus mengatakan pemerintah akan terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih inklusif dan terbuka bagi semua kalangan. Sebagai bekal persiapan, pelatihan yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam menghadapi persaingan dunia kerja kelak.
Ia sangat berharap program tersebut dapat membantu penyandang disabilitas dan kelompok rentan sehingga dapat memiliki keterampilan yang dibutuhkan dunia usaha dan industri. Dengan begitu, peluang mereka untuk dapat memperoleh pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan dapat semakin terbuka lebar. (Irene)
Sumber: rri.co.id
