KamiBijak.com, Berita - Guiding block merupakan sebuah jalur pemandu di trotoar yang dirancang khusus untuk membantu penyandang disabilitas netra dapat berjalan dengan aman dan mandiri di ruang publik. Fasilitas ini berbentuk ubin berpola garis dan titik berwarna kuning yang dapat diraba menggunakan tongkat dan berfungsi sebagai penunjuk arah maupun tanda peringatan adanya hambatan.
Keberadaan guiding block tentunya menjadi bagian penting dari fasilitas umum untuk penyandang disabilitas di perkotaan. Jalur ini dapat membantu tunanetra mengenali arah jalan dengan mandiri tanpa harus selalu bergantung pada bantuan orang lain.
Seorang penyandang tunanetra, Andi, mengatakan bahwa keberadaan guiding block sangat membantu mobilitasnya saat beraktivitas di pusat kota. Namun, ia mengaku jalur tersebut sering kali masih terhalang dengan pedagang atau kendaraan yang parkir sembarangan.
“Guiding block ini sangat membantu kami saat berjalan di trotoar kota karena menjadi penunjuk arah yang jelas bagi tunanetra. Namun sering kali jalurnya terhalang pedagang atau kendaraan, sehingga kami harus berhenti dan mencari jalan lain yang tentu berisiko" ujarnya, Rabu 1 April 2026.
Salah seorang pengurus Yayasan Sosial Bina Netra, Viviani mengatakan terkait keberadaan guiding block di Kota Bengkulu sudah cukup baik. Meski begitu, ia menyebut pengawasan di lapangan masih perlu ditingkatkan agar jalur tersebut tetap berfungsi sebagaimana mestinya.
“Pengawasan di lapangan perlu lebih diperhatikan agar jalur ini tidak terhalang oleh aktivitas lain di trotoar. Guiding block sangat penting bagi keselamatan tunanetra karena menjadi satu-satunya penuntun arah saat berjalan di ruang publik" ujarnya.
Untuk saat ini, fasilitas jalur guiding block yang ada di kota bengkulu hanya terdapat di beberapa tempat saja seperti Belungguk Point, Lapangan Merdeka, Puskesmas Penurunan dan area sekitar Bandara Fatmawati. Harapan untuk pemerintah, kedepan bisa membangun lebih banyak dan memperluas daerah yang memiliki fasilitas seperti building block ini, tentunya di tempat yang strategis.
Masyarakat kedepannya juga dapat bersama-sama menjaga fungsi guiding block agar dapat dipergunakan lebih baik dan sesuai kegunaannya. Dengan begitu, fasilitas ini akan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi penyandang tunanetra khususnya saat harus beraktivitas di luar rumah. (Irene)
Sumber: rri.co.id
