Kuliner

7 Pantangan Makanan Asam Urat, Jangan Nekat Kalau Tak Mau Tersiksa Nyeri!

Hindari serangan asam urat dengan menjauhi makanan tinggi purin agar tetap sehat.

KamiBijak.com, Kuliner - Seperti halnya banyak penyakit lain, penderita asam urat juga harus lebih selektif dalam memilih makanan. Pasalnya, makanan tertentu bisa memperparah kondisi ini dan memicu serangan nyeri yang menyiksa.

Asam urat terjadi ketika tubuh menyimpan terlalu banyak purin. Zat ini kemudian membentuk kristal tajam di persendian sehingga menimbulkan rasa sakit luar biasa saat kambuh. Karena sebagian besar purin berasal dari makanan, penderita asam urat perlu lebih berhati-hati dengan pola makan sehari-hari.

Lalu, apa saja makanan yang sebaiknya dihindari? Berikut daftar pantangan asam urat yang sebaiknya kamu batasi:

1. Daging Merah dan Jeroan

Daging sapi, kambing, babi, hingga jeroan memang lezat, tapi tinggi purin. Mengonsumsinya dalam jumlah banyak bisa memicu lonjakan kadar asam urat dan meningkatkan risiko serangan mendadak.

 

2. Makanan Laut

Ikan laut seperti teri, sarden, makarel, serta kerang-kerangan ternyata juga mengandung purin tinggi. Meski kaya protein, konsumsi berlebihan bisa memperparah gejala asam urat.

 

3. Minuman Manis Kemasan

Soft drink dan minuman berpemanis lainnya mengandung fruktosa tinggi. Zat ini tidak hanya memicu obesitas, faktor risiko asam urat, tetapi juga meningkatkan produksi asam urat di hati.

Ilustrasi Minuman Manis Kemasan. (Foto : Dok. Pos Sindo)

 

4. Minuman Beralkohol

Bir dan minuman beralkohol lain merupakan musuh utama penderita asam urat. Alkohol dapat menghambat proses tubuh membuang asam urat, sementara bir juga mengandung purin yang memperburuk keadaan.

 

5. Makanan Olahan

Produk olahan seperti sosis, nugget, dan makanan cepat saji sarat dengan natrium serta lemak trans. Walaupun tidak langsung meningkatkan purin, makanan ini bisa memperburuk peradangan dan masalah ginjal yang berhubungan dengan asam urat.

 

6. Bayam

Meski dikenal sehat, bayam ternyata mengandung purin dalam kadar sedang. Konsumsinya sebaiknya dibatasi, misalnya tidak lebih dari 25 gram hingga lima kali seminggu, agar kadar asam urat tetap stabil.

Ilustrasi Sayuran Bayam. (Foto : Halodoc)

 

7. Jamur

Beberapa jenis jamur juga memiliki purin sedang. Jika ingin aman, batasi konsumsi maksimal 50 gram sekitar lima kali seminggu. Sebagai alternatif, kamu bisa menggantinya dengan sayuran rendah purin seperti paprika.

 

Mengendalikan asam urat bukan hanya soal obat, tetapi juga disiplin dalam menjaga pola makan. Mengetahui pantangan makanan menjadi langkah awal penting agar gejala tidak mudah kambuh. Dengan menghindari makanan di atas, tubuh akan lebih sehat dan bebas dari serangan nyeri mendadak. (Restu)

Sumber : CNN Indonesia