Keracunan Makanan? Ini 7 Bahan Alami Ampuh Redakan Mual dan Diare!
Atasi keracunan makanan dengan bahan alami seperti jahe, air kelapa, dan yoghurt.
KamiBijak.com, Kuliner - Keracunan makanan bisa terjadi pada siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Gejalanya umumnya meliputi mual, muntah, dan diare yang membuat tubuh terasa lemas. Dalam kasus yang berat, penderita bahkan bisa mengalami kejang, bibir membiru, hingga pingsan.
Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Inggrid Tania, menjelaskan bahwa keracunan biasanya disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi virus, bakteri, parasit, atau bahan kimia. Kontaminasi ini dapat terjadi akibat proses memasak atau penyimpanan makanan yang tidak higienis.
Meski terdengar menakutkan, kamu tak perlu langsung panik. Ada beberapa bahan alami yang bisa membantu meredakan gejala keracunan makanan di rumah sebelum mendapatkan penanganan medis.
1. Air Kelapa Hijau
Air kelapa muda dikenal sebagai elektrolit alami yang mampu menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat muntah dan diare. Kandungan kalium serta natriumnya membantu tubuh tetap terhidrasi. Inggrid menyarankan untuk minum segelas air kelapa setiap kali buang air besar atau muntah agar tubuh tidak kekurangan cairan.
(Foto : Dok. Halodoc)
2. Air Rebusan Jahe
Jahe sudah lama dikenal sebagai bahan alami yang efektif meredakan mual. Untuk membuatnya, rebus 10 gram jahe segar yang telah diiris dalam 250–300 ml air hingga mendidih. Minum air rebusannya hingga empat kali sehari untuk membantu mengurangi rasa mual dan menenangkan perut.
3. Teh Chamomile dan Daun Pepermin
Teh dari bunga chamomile atau daun pepermin dapat membantu menenangkan sistem pencernaan. Selain diseduh menjadi teh, daun mint segar yang telah dicuci bersih juga bisa dikunyah langsung untuk membantu meredakan rasa tidak nyaman di perut.
4. Air Rebusan Adas
Biji adas memiliki sifat antispasmodik yang bisa membantu mengatasi kram atau nyeri perut akibat keracunan. Selain adas, rebusan jintan putih atau ketumbar juga bisa dikonsumsi untuk efek serupa.
(Foto : Dok.Learning Herbs)
5. Yoghurt
Setelah gejala mulai mereda, konsumsi yoghurt dapat membantu mengembalikan keseimbangan bakteri baik dalam usus. Probiotik di dalamnya melawan bakteri jahat penyebab keracunan dan membantu mempercepat pemulihan. Namun, pastikan penderita tidak memiliki alergi terhadap produk susu.
6. Pisang
Buah ini kaya akan kalium dan mudah dicerna, sehingga cocok dikonsumsi setelah diare. Pisang membantu mengembalikan energi sekaligus menenangkan sistem pencernaan yang sensitif.
Inggrid mengingatkan bahwa penanganan keracunan makanan tidak cukup hanya dengan satu bahan alami. Asupan cairan, nutrisi, dan istirahat juga perlu diperhatikan agar tubuh cepat pulih.
Selain itu, hindari mengonsumsi obat-obatan tanpa resep dokter. Jika gejala tidak membaik dalam waktu singkat atau justru semakin parah, segera cari pertolongan medis agar mendapatkan penanganan yang tepat. (Restu)
Sumber : Kumparan
Video Terbaru
MOST VIEWED
